12 Exit Tol Trans Sumatera Akan Dibangun Jalan Terusan

5
12-Exit-Tol-Trans-Sumatera-Akan-Dibangun-Jalan-Terusan
Salah satu Exit Tol Trans Sumatera.

Sebatin.com, Bandar Lampung – Guna mendukung konektivitas dari Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ke beberapa wilayah kabupaten/kota, Pemerintah Provinsi Lampung akan membangun jalan terusan di tiap exit tol.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Lampung, Taufik Hidayat mengatakan, di JTTS ada 12 exit tol yang akan dibangun jalan terusan.

Ia menjelaskan, posisi jalan tol berada di bagian timur yang melintasi Lamsel, Lamtim hingga Mesuji. Alhasil wilayah barat Lampung tak dapat merasakan manfaat jalan tol secara signifikan. Seperti Pesibar, Lambar dan Tanggamus.

Taufik mencontohkan untuk Kabupaten Pringsewu dan Tanggamus, Bappeda sudah sudah mendesain jalan exit tol dari Natar.

“Jalan tol itu adanya di timur, bagaimana di barat? Kita tetap carikan konektifitas agar tol bisa dinikmati. Kita sudah desain jalan exit dari Natar tembus ke Pringsewu. Trase yang ada kemudian akan ditambah trase baru, diperlebar dari Pringsewu ke Kota Agung,” ujar Taufik di ruang kerjanya, Senin (02/04/2018).

Kemudian untuk Way Kanan, sambung dia, juga sudah disiapkan exit dari Kabupaten Mesuji. Begitu juga untuk Tulang Bawang barat. “Itu nanti kita arahkan agar jalan terusan dari exit tol ditingkatkan daya dukung dan kapasitas jalannya”.

Selain itu, katanya, exit tol menuju Way Kanan dan Tubabar juga sudah sehingga bisa langsung terkoneksi dengan tol. “Itu banyak, ada 12-an, sehingga beberapa kabupaten yang jauh tetap ada akses mempercepat ke jalan tol,” jelas dia.

Terkait besaran anggaran yang akan dikeluarkan di tahun ini, pria yang juga menjabat sebagai Asisten II Pemprov Lampung ini belum bisa merinci, sebab untuk daerah exit tol itu masih kewenangan pihak pengembang, yaitu Hutama Karya. Sementara untuk terusan jalan itu ada kewenangan daerah masing-masing.

“Saya enggak ingat persis, tapi akan kita lakukan secara bertahap. Yang jelas di exit itu masih kewenangan (pengembang) tol, jadi itu masih dari APBN. Untuk terusannya, kalau itu jalan provinsi nanti Pemprov yang bangun, tapi kalau itu jalan kabupaten, kita minta pemkab yang menangani,” jelas dia.

Ia mengatakan, jalan terusan dari exit tol ini harus dibangun dengan kualitas yang bagus dan juga diperlebar. Sehingga akses pendukung ini mampu menahan kendaraan berat yang keluar dari jalan tol.

“Yang namanya exit tol kualitasnya harus memadai. Jangan sampai dari tol kendaraan berat masuk, jalan langsung amblas karena daya dukungnya yang tidak kuat,” tandasnya.

(Embun)

Tinggalkan Komentar Anda