285 Orang Pamong di Metro Pusat Terima Dana Insentif Triwulan III, Langsung Dari Wakil Walikota Metro

2
285 Orang Pamong di Metro Pusat Terima Dana Insentif Triwulan III, Langsung Dari Wakil Walikota Metro
Wakil Walikota Metro, Djohan secara langsung menyampaikan Dana Insentif Triwulan ke III kepada 285 Pamong Kecamatan Metro Pusat

Sebatin.com, Kota Metro – Pemerintah Kota Metro melalui Bidang Pemerintahan Kota Metro melaksanakan kegiatan pembinaan kepada para Aparatur Pemerintah dan Lembaga Kelurahan, yang berlangsung di Aula Kelurahan Hadimulyo Barat, Kecamatan Metro Pusat, Kamis (10/10/19).

Dalam kegiatan yang dibuka secara langsung oleh Wakil Walikota Metro, Djohan tersebut, juga sekaligus dilakukan penyerahan dana insentif RT/RW triwulan ke III.

Camat Metro Pusat, Triana Aprisia pada kesempatannya melaporkan bahwa, jumlah RT/RW di Kecamatan Metro Pusat sebanyak 285 orang, yang terdiri dari 225 RT dan 56 RW. Dan sampai bulan September 2019, Kecamatan Metro Pusat telah merealisasikan PBB sebesar 65,02%. “Terima kasih kepada RT dan RW yang telah berperan aktif dalam penarikan PBB. Walaupun masih cukup jauh untuk mencapai 100%, namun karena kalian lah PBB dapat terbayarkan setiap tahunnya”, ucapnya.

Selanjutnya, Triana juga memaparkan kepada semua warga, bahwasannya dana kelurahan yang diberikan oleh pemerintah, sudah dilaksanakan dan tahap awal sudah mencapai 100%. “Namun tahap kedua ini hanya Hadimulyo Timur yang sudah mencapai target”, jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Walikota Metro juga menyampaikan bahwa pembagian dana insentif triwulan III, menjadi kewajiban Pemda untuk menyerahkannya kepada RT/RW yang ada di Kota Metro. “Dana insentif telah terbayarkan, sehingga saya meminta kepada RT/RW agar dapat membantu Pemerintah Kota Metro dalam penarikan pajak PBB yang sudah menjadi kewajiban kita bersama untuk membayarnya”, ujarnya.

Selain itu, Djohan juga meminta agar instansi terkait dapat selalu melakukan revisi dalam penarikan pajak, karena itu bertujuan untuk tercapainya pajak PBB sampai 100%.

“Metro Pusat merupakan tolak ukur dari kecamatan yang lain, jangan sampai kecamatan yang lain malah lebih baik dari kecamatan Metro Pusat”, pungkasnya tegas. (red)

Tinggalkan Komentar Anda