4 Tips Menghadapi Psikotes

240
4 Tips Menghadapi Psikotes
(Ilustrasi)

Sebatin.com – Gampang-gampang susah! Demikian orang-orang kerap menyebut psikotes, tes yang berisi ratusan soal dengan tipe yang beragam. Biasanya tes ini dijadikan sebagai tes tahap awal dalam seleksi penerimaan pegawai baru. Oleh sebab itu, bila tidak lulus di tes ini, maka lenyaplah seluruh harapan calon pegawai untuk bekerja di perusahaan atau kantor yang sedang dilamar.

Berikut empat tips dalam menghadapi psikotes yang telah dirangkum secara padat:

1. Teguhkan Semangat dan Yakinkan Diri

Untuk lulus psikotes, kita harus memiliki semangat yang relatif tinggi. Dengan itu, kita memiliki motivasi atau daya dorong untuk melakukan persiapan-persiapan lainnya demi menghadapi psikotes tersebut. Selain itu, kita pun perlu meyakinkan diri kita kalau kita pantas lulus dan bekerja di tempat yang kita tuju tersebut. Sedikit menyitir kalimat Mario Teguh, “Bila diri kita sendiri saja tidak yakin akan kemampuan kita, maka bagaimana kita bisa meyakinkan orang lain?”

2. Latihan Serius

Setelah berkomitmen untuk semangat dan kita yakin kalau diri kita pantas, tentunya kita harus latihan: buka buku atau belajar menggunakan media apapun. Bukankah tak ada orang yang pintar secara otomatis? Dalam psikotes soal-soalnya sangat beragam, sehingga kita harus tahu dan paham akan tipe-tipe tersebut. Banyak orang yang merasa pintar sehingga tidak mau belajar sebelum melakukan psikotes, padahal di antara mereka banyak juga yang belum tahu akan tipe-tipenya. Akhirnya, mereka terkejut dan tak dapat menjawab. Kita harus kreatif dan memahami konsep untuk menyelesaikan soal-soal psikotes. Selain karena soal-soalnya, waktu yang diberikan juga amat sangat terbatas.

3. Memperbaiki Kepribadian

Banyak yang mengatakan kalau yang terpenting bagi perusahaan adalah etika dan etos kerja seseorang. Dengan kata lain tidak menitik beratkan pada tingkat intelektualitas. Perusahaan lebih menyukai orang yang memiliki kadar intelektualitas standar tapi memiliki integritas, daripada orang yang memiliki intelektualitas di atas rata-rata tapi integritasnya lemah.

4. Belajar Menjadi Pribadi yang Tenang, Teliti, dan Kreatif

Saat menjawab soal-soal psikotes, kita harus tenang, teliti, dan berpikir kreatif (out of the box!). Tanpa ketenangan, otak kita akan menjadi buntu atau dengan kata lain blank. Tanpa ketelitian, jawaban kita nyaris bisa dikatakan akan salah. Kita sudah tahu cara menyelesaikan soal tersebut, namun karena kurang teliti akhirnya kita salah hitung atau lainnya. Tanpa berpikir kreatif, kita sulit menemukan jawabannya. Sejatinya, terkadang angka-angka di psikotes sangat cantik. Sehingga dalam penyelesaiannya hanya membutuhkan waktu setidaknya sepuluh detik.

Sebagai manusia yang beradab dan beragama, berdoa atau meminta bantuan kepada Sang Pencipta adalah mutlak. Dengan berdoa kita akan memiliki ketenangan yang lebih baik daripada sebelumnya. Sebab, sisi psikologis amat sangat mempengaruhi kita dalam menjalani hidup, tak terkecuali ketika kita tengah menghadapi psikotes. (Al Hadeed)

Tinggalkan Komentar Anda