Acara Pelepasan Tim Penyalaan Bersama Listrik Pedesaan 2016

377
Acara Pelepasan Tim Penyalaan Bersama Listrik Pedesaan 2016
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Sutono, ketika mewakili Gubernur Lampung pada Acara Pelepasan Tim Penyalaan Bersama Listrik Pedesaan 2016. Foto: Dok. Humas Pemprov Lampung

Sebatin.com, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung terus melakukan berbagai upaya agar kebutuhan listrik masyarakat hingga pelosok desa dapat terpenuhi. Diantaranya mengundang investor atau pihak lain, baik perusahaan negara, perusahaan swasta, maupun lembaga koperasi untuk menjalankan atau pengusahaan sebagai pembangkit listrik.

“Hal ini sangat dimungkinkan karena Provinsi Lampung memiliki banyak sumber energi. Seperti panas bumi yang dapat dimanfaatkan untuk pembangkit listrik. Diantaranya di Kabupaten Lampung Barat, Tanggamus, Lampung Selatan, Pesawaran, Kabupaten Way Kanan dan Kota Bandar Lampung,” ujar Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Sutono, ketika mewakili Gubernur Lampung pada Acara Pelepasan Tim Penyalaan Bersama Listrik Pedesaan 2016, Kamis (27/10/2016) di Kantor PLN Distribusi Lampung.

Lebih lanjut dikatakannya, untuk menjadikan Lampung sebagai Provinsi yang mandiri akan listrik, tidak hanya menjadi tugas Pemerintah Daerah saja, tetapi diperlukan peran aktif seluruh pemangku kepentingan.

“Untuk itu, saya mengharapkan kepada kita semua untuk berkomitmen bersama-sama mensukseskan program penyalaan bersama Iistrik pedesaan,” kata Sutono.

Sutono juga menambahkan, bahwa Provinsi Lampung dengan luas wilayah 35.587 km2 terdiri dari 15 Kabupaten/Kota, 225 Kecamatan, 2.585 Desa dan 205 KeIurahan. Dari jumlah desa tersebut, ada beberapa desa yang belum bisa menikmati Iistrik. Hal ini dikarenakan masih terbatasnya pasokan daya dan infrastruktur yang belum memadai, khususnya jalan dan jembatan, sehingga sulit dalam memobilisasi material kontruksi dan operasional.

Sementara itu, GM. PT PLN (Persero) Distribusi Lampung M. Irwansyah Putra melaporkan, bahwa PT. PLN memiliki Misi ” 75, 100″ dengan maksud 75 Tahun Indonesia Merdeka, maka 100% Listrik terdistribusi di seluruh Republik Indonesia. Di tahun 2016 PLN memiliki target menambah rasio elektrisasi 4 % (72 Desa) total potensi pelanggan 13.688, diakhir tahun 2016, rasio elektrisasi Lampung menjadi 96,2 %.

“Hari ini akan dilakukan penyalaan listrik secara serentak di 16 desa dengan potensi pelanggan 1.246 tersebar di Lampung Selatan 4 Desa, Lampung Timur 5 Desa, Pesawaran 2 Desa, Tulang Bawang 1 Desa, Way Kanan 2 Desa, Lampung Utara 2 Desa. Perum Damri melalui dana CSR telah pula membantu pemasangan listrik gratis untuk 100 rumah sederhana di Kabupaten Way Kanan,” kata Irwansyah.

Kabag Humas Pemprov. Lampung Heriyansyah menjelaskan, Gubernur Lampung atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, mengapresiasi dan mendukung upaya PLN untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Salah satunya adalah memenuhi penyediaan listrik bagi pedesaan di beberapa Kabupaten se-Provinsi Lampung.

“Tentunya ini merupakan bukti dan komitmen PT PLN untuk meningkatkan rasio elektrifikasi masyarakat pedesaan untuk menikmati listrik. Sebagaimana diketahui, bahwa listrik dewasa ini sudah menjadi kebutuhan dasar masyarakat, baik untuk sarana penerangan, sarana menggerakkan roda industri maupun untuk segala aktfvitas kegiatan ekonomi, yang kesemuanya membutuhkan sarana listrik. Tanpa listrik seluruh aktivitas akan lumpuh,” pungkas Kabag Humas.

(Rls/Munardo)

Tinggalkan Komentar Anda