Achmad Pairin Pimpin Musrenbang RPJMD Kota Metro

36
Achmad-Pairin-Pimpin-Musrenbang-RPJMD-Kota-Metro-01
(kiri) Kepala Bappeda Kota Metro Bangkit Haryo Utomo, Wakil Walikota Metro Djohan, Walikota Metro Achmad Pairin, Ketua DPRD Kota Metro Anna Morinda, Sekda Kota Metro A. Nasir A.T, dan Kepala BPS Kota Metro Mimik Nurjanti.

Sebatin.com, Kota Metro – Dalam rangka melakukan penyusunan dokumen revisi RPJM Kota Metro tahun 2016–2021, Pemerintah Kota (Pemkot) Metro melaksanakan kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RPJMD Kota Metro, yang di gelar di Aula Pemerintah Kota Metro, Jumat (18/05/2018).

Hadir dan membuka acara tersebut Walikota Metro Achmad Pairin, didampingi Wakil Walikota Metro Djohan, Sekda Kota Metro A. Nasir A.T, Kepala Bappeda Kota Metro Bangkit Haryo Utomo, Ketua DPRD Kota Metro Anna Morinda, Kepala BPS Kota Metro Mimik Nurjanti, dan diikuti oleh para Staf Ahli Walikota dan Asisten Sekda Kota Metro serta Kepala OPD se-Kota Metro.

Achmad-Pairin-Pimpin-Musrenbang-RPJMD-Kota-Metro-02
Walikota Metro Achmad Pairin, saat membacakan sambutan dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RPJMD Kota Metro, yang di gelar di Aula Pemerintah Kota Metro, Jumat (18/05/2018).

Dalam sambutannya, Achmad Pairin mengatakan, Musrenbang RPJMD Kota Metro merupakan tahapan penyempurnaan kebijakan jangka menengah dan menyesuaikan terhadap regulasi yang ada.

“Visi Kota Metro sebagai Kota pendidikan, yang selama kurang lebih 12 tahun terakhir ini menjadi roh utama dalam pembangunan di Kota Metro, telah kita dicapai dengan baik”, ujar Pairin.

Menurutnya, pendidikan merupakan salah satu tolak ukur beberapa indikator kinerja pembangunan, seperti indeks pembangunan manusia dan kemiskinan. “Pendidikan menjadi salah satu mata rantai konstruksi kesejahteraan masyarakat, yang tidak bisa dipisahkan dari pembangunan sektor lainnya”, jelasnya.

“Untuk itu saya meminta kepada seluruh dinas terkait, terutama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, untuk melakukan penataan yang lebih validasi terhadap kondisi masyarakat di sektor pendidikan, dari angka putus sekolah, angka partisipasi sekolah, angka melek huruf dan indikator lainnya. Perlu dilakukan analisa penyebab kenaikan dan tumbuhnya angka-angka tersebut”, ucap Achmad Pairin.

Untuk mewujudkan Kota Wisata Keluarga, tambah Achmad Pairin, diperlukan sebuah kerja keras dari semua pihak. “Pada tahun 2019 kami masih memfokuskan kembali pada sektor wisata keluarga, pembangunan industri, serta pelaksanaan event-event. Untuk mempromosikan destinasi dilaksanakan melalui program-program baru dan dilaksanakan secara terintegrasi”, tutupnya.

Achmad-Pairin-Pimpin-Musrenbang-RPJMD-Kota-Metro-03
Walikota Metro Achmad Pairin saat menandatangani Nota Kesepahaman penyusunan dokumen revisi RPJM Kota Metro tahun 2016–2021.

Sebelumnya, Kepala Bappeda Kota Metro, dalam laporannya memaparkan, bahwa dokumen RPJMD 2016-2021 sesuai dengan ketentuan Perda Kota Metro nomor 24 tahun 2016 dan Peraturan Walikota Metro Nomor 37 tahun 2017, tentang perubahan atas peraturan Walikota Metro Nomor 31 tahun 2016.

“Berdasarkan peraturan Walikota Metro Nomor 31 tahun 2016, tentang susunan, tugas dan fungsi perangkat daerah Kota Metro mengenai penguatan tugas dan fungsi OPD. Dimana dari peraturan ini menghasilkan 15 program baru dan ditambah dengan 5 program baru untuk percepatan perwujudkan visi Kota Metro”, papar Bangkit Haryo Utomo.

Lebih lanjut, Bangkit Haryo Utomo juga membeberkan hasil pencapaian kinerja Pemerintah Kota Metro tahun 2016-2017, diantaranya yaitu peningkatan pada indikator program dari pemangku Dinas Kesehatan dan Dinas Satuan Polisi Pamong Praja. “Namun terdapat juga program yang mengalami penurunan, diantaranya urusan di bidang pendidikan, pekerjaan umum dan penataan ruang, penanaman modal dan perizinan, tenaga kerja serta pangan”, ungkapnya.

(Adv)

Tinggalkan Komentar Anda