AHY-Cak Imin Disebut ‘Membahayakan’ Kubu Jokowi dan Prabowo

218
Ilustrasi AHY-Cak Imin. Sumber : Istimewa

Sebatin.com, Jakarta – Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berpasangan dengan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar di pemilihan presiden 2019 diprediksi akan membahayakan bagi poros Joko Widodo dan Prabowo Subianto. Prediksi tersebut seorang pengamat politik dari Para Syndicate, Ari Nurcahyo menyebut apabila

“Ini (koalisi) bahaya, jika terjadi,” ujarnya seperti yang dikutip dari Tempo, Senin (15/1/2018).

Sebab AHY dan Muhaimin, katanya, merupakan representasi dari kalangan Nasionalis dan Agamis. AHY dengan Partai Demokrat dan juga support dari sang ayah, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), kental dengan nasionalisnya. Sementara Cak Imin, sapaan akrab Muhaimin Iskandar, sangat kuat dengan agamanya yang berlatar belakang NU.

Ari menilai, poros ini bisa terbentuk jika keduanya tak diakomodir oleh kubu Jokowi dan Prabowo sebagai calon Presiden. Ia juga menilai, Jokowi yang saat ini menjabat presiden membutuhkan segmen agamis. Sebab, Jokowi dengan PDIP merupakan representasi dari kalangan nasionalis.

Sementara itu, Prabowo kata Ari, sudah mempunyai paket yang lengkap dari Nasionalis dan Agamis apabila tetap dengan PKS sebagai koalisinya. Ia juga menilai, Pilpres 2019 mendatang berpotensi muncul dua pasangan Capres dan Cawapres. Apalagi seorang SBY, lanjutnya, hingga saat ini masih memiliki kekuatan untuk membangun poros koalisi baru.

AHY dan Cak Imin di Pilpres 2019, lanjutnya, merupakan market politik keduanya di Pilpres 2024. Sedangkan baik bagi Jokowi maupun Prabowo, tahun depan diperikarakan menjadi pertarungan terakhir keduanya.

“Jokowi ingin lanjut, sedangkan Prabowo ingin maju,”katanya.

Pemuda Gorontalo Dukung Alumni PMII Jadi Cawapres Jokowi di Pilpres 2019

Sumber : Tempo
Editor    : Addarori Ibnu Wardi

Tinggalkan Komentar Anda