Alasan Kebutuhan Sekolah, RM Nekad Menjambret

384
Alasan Kebutuhan Sekolah, RM Nekad Menjambret
RM saat digelandang aparat Kepolisian Polres Metro. Foto: Arb - Sebatin.com

Sebatin.com, Kota Metro – RM terpaksa digelandang aparat Kepolisian Resor Kota Metro karena aksi nekadnya menjambret sebuah telepon genggam milik Suprihatin di Jalan Tawes, Kelurahan Yosodadi, Kecamatan Metro Timur beberapa waktu lalu.

RM ditangkap Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 reserse kriminal Polres Metro, saat sedang bersantai ria di lapangan samber Kota Metro.

Dengan alasan untuk kebutuhan sekolah, tersangka yang masih duduk di bangku kelas 12 salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri di Kota Metro ini, nekad beraksi bahkan hingga membahayakan nyawa korbannya.

RM yang diduga berperan sebagai eksekutor dalam aksi tersebut mengaku, barang rampasan yang merupakan hasil kejahatannya tersebut dijual seharga 600 ribu rupiah kepada seorang penadah yang mengaku akan bertanggung jawab atas aksinya, namun hingga kini masih buron.

“Hasil penjualannya untuk ongkos sekolah. Inisiatif kawan, dia datang ngajak saya. Ya kan HP nya udah dijual, nah terus kata yang penadahnya ntar dia yang sanggup tanggung jawab, saya cuma dikasih 200 ribu. HP-nya udah dijual laku 600 ribu. Teman saya 400 saya 200,” pengakuan RM saat diwawancarai usai Press release di halaman Polres Setempat, Kamis (05/01/2017).

Alasan Kebutuhan Sekolah, RM Nekad Menjambret 2
RM saat press release di Polres Metro. Foto: Arb – Sebatin.com

Sementara itu, Kapolres Kota Metro AKBP. Rali Muskitta mengatakan, Dari hasil penyelidikan sementara, salah seorang rekan pelaku yang masih buron tersebut, diduga sebagai otak dari aksi penjambretan tersebut. Selain itu, polisi juga menilai, bahwa pelaku merupakan jaringan pencurian dengan kekerasan yang kerap beraksi di Kota Metro.

“Dari hasil penyelidikan sementara, DPO inilah yang sebenarnya banyak TKP, makanya masih terus kita kejar ini yang DPO. DPO tersebut merupakan jaringan,” katanya.

Alasan Kebutuhan Sekolah, RM Nekad Menjambret 3
Kapolres Kota Metro AKBP. Rali Muskitta saat menunjukkan barang bukti telepon genggam hasil kejahatan RM. Foto: Arb – Sebatin.com

Kapolres menjelaskan, aksi nekad pelaku tersebut dengan cara memepet kendaran korban dan merampas telpon genggam yang sedang dimainkan korban, tidak hanya itu pelaku juga sempat menendang kendaraan teman korban hingga terjatuh.

“Kejadian tersebut bermula pada 10 Desember lalu sekira pukul 21.00 WIB di jalan Tawes Kelurahan Yosodadi, Kecamatan Metro Timur. Saat korban hendak menuju rumah rekannya tiba-tiba motor yang dikendarai korban dipepet dua orang yang tidak dikenal, lalu kemudian kedua pelaku tersebut merampas handphone yang sedang dimainkan korban. Sempat ada perlawanan antara korban dengan pelaku, namun karena kalah tenaga, Handphone korban berhasil dibawa lari pelaku dan sepeda motor yang dikendarai teman korban, ditendang oleh pelaku hingga terperosok,” jelasnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, RM dijerat dengan pasal 365 KUHP pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. (Arb)

Tinggalkan Komentar Anda