Alumni Gerakan 212 Rencanakan Demo Facebook, Ada Apa?

89
Ilustrasi massa alumni 212. Sumber : Detik

Sebatin.com, Jakarta – Alumni 212 kembali berencana melakukan dakwah dengan cara demonstrasi. Kabarnya, hal itu akan dilakukan Jumat (12/1/2018), di Kantor Facebook Indonesia. Demonstrasi ini direncakan karena mereka menganggap Media terbesar sejagad raya ini tidak adil kepada kelompok umat Islam.

Humas Presidium 212, Novel Chaidir Hasan Bamukminin mengatakan, mereka akan mendesak pengelola Media Sosial Facebook untuk menghentikan pemblokiran akun-akun dakwah Islam.

“Iya besok (aksi). Agar Facebook segera menghentikan kezaliman terhadap para pejuang Islam dan MCA (Muslim Cyber Army) yang akun mereka diblokir, padahal akun itu adalah akun dakwah dan juga membantu umat Islam Indonesia yang terkena musibah atau bencana alam,” katanya.

Ia juga meminta kepada Media Sosial milik Mark Zuckerbeg ini untuk memblokir yang mendukung LGBT, Komunisme, Perzinahan dan penghina Ulama. Selain itu, Novel juga meminta kepada Kementrian Komunikasi dan Informasi juga mendukung agar facebook tidak memblokir akun-akun dakwah dan kemanusian.

“Dan kami juga meminta untuk Facebook tidak mendukung kepada akun-akun yang dipergunakan untuk balas dendam menghantam rakyat dan mendukung politik penguasa untuk kepentingan Pilkada dan Pilpres yang penguasa membela penjajah asing,” jelasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Koordinator Aliansi Tolak Kezholiman Facebook Ali Al’Athos, bahwa, selain facebook yang mengatasnamakan  Ormas Islam, akun milik tokoh Islam juga mengalami hal yang serupa. Contohnya, akun resmi milik Ustaz Arifin Ilham yang menjadi korban.

Padahal kata Ali, banyak akun yang seringkali menghina Agama dibiarkan. Seperti, akun milik Ade Armando yang notabene akademisi Universitas Indonesia. Ia juga mengaku sudah melaporkan hal itu ke facebook dengan cara opsi report. Sayangnya, bukannya mendapat sambutan positif, justru pemblokiran semakin menjadi-jadi.

“Awal mulanya karena banyak akun umat Islam, baik akun dakwah, bahkan akun-akun yang sifatnya kepedulian sosial, akun bersifat kemanusiaan, diblokir tanpa alasan yang jelas. Dibuat lagi (akun itu) tetapi diblokir lagi,” cetusnya

“Kami bingung, tapi giliran umat Islam posting ayat saja langsung diblokir. Macam-macam akun ormas, fanpage, ada Ustad Arifin Ilham juga kena, beberapa nama ustad akunnya down, bahkan baru bikin berapa menit, kena (blokir),” tambahnya.

Rencananya, aksi 121 ini akan dimulai dengan Salat Jumat bersama di Masjid Al-Azhar, Jakarta sebelum berangkat ke kantor facebook. Selain menyuarakan demo ini, sebelumnya mereka sudah mengajak untuk memboikot Google, Facebook, dan WhatsApp dan juga mengajak untuk menggunakan Geevv, RedaksiTimes (RTimes), dan Callind.

Terkait rencana aksi 121 tersebut, Humas Polda Metro Jaya sudah menerima pemberitahuan aksi yang motori FPI ini. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, selain FPI, aksi tersebut juga akan diikuti oleh gabungan ormas yang lain, dengan perkiraan jumlah peserta demo sebanyak 1000 orang. Menurut Argo, pihaknya telah menyiapkan pasukan untuk mengamankan kantor facebook.

Penulis : Ibnu
Editor   : Addarori Ibnu Wardi

Digali dari berbagai Sumber.

Tinggalkan Komentar Anda