Anak Anda Tidur Mengorok? Waspadalah!

338
Anak Anda Tidur Mengorok? Waspadalah!
(Ilustrasi)

Sebatin.com – Mengorok atau mendengkur mungkin sebuah hal lumrah yang sering dijumpai pada orang dewasa saat sedang tidur. Namun Anda harus waspada ketika anak Anda tidur sambil mengorok, salah satu gejala penyakit serius yang bisa terjadi adalah sleep apnea. Sleep apnea merupakan berhentinya nafas di saat sedang tidur.

Penyebab mengorok adalah penyempitan rongga pernapasan yang bisa terjadi oleh banyak hal, seperti lidah terjatuh ke belakang, amandel, alergi, dan lain-lain. Lalu apa saja akibat buruk pada anak jika tidur disertai dengan mengorok, berikut ulasannya.

1. Waktu Tidur Terganggu

Mengorok saat tidur akan menimbulkan gejala sleep apnea atau berhentinya nafas saat tidur. Tubuh akan memberikan reaksi seperti batuk saat tubuh kekurangan nafas, sehingga sang anak akan terbangun di tengah tidurnya untuk mengambil nafas. Apabila sleep apnea terjadi lebih dari 3 kali dalam semalam, maka kualitas tidur sang anak akan terganggu.

2. Prestasi Menurun

Penelitian menyebutkan bahwa penurunan prestasi di sekolah dapat disebabkan oleh gangguan tidur yang salah satunya adalah mengorok. Mengorok akan menggangu waktu tidur anak, sehingga anak akan merasa mengantuk saat di sekolah. Kinerja otak pun ikut menurun seiring meningkatnya rasa kantuk. Untuk itu, jika tiba-tiba anak Anda prestasinya turun, bisa dicek dari pola tidurnya.

3. Gangguan Jantung

Gangguan jantung dapat berasal dari sleep apnea, saat nafas terhenti maka kadar oksigen dalam tubuh akan berkurang sedangkan kadar karbondioksida yang buruk bagi tubuh akan meningkat. Jika sleep apnea terjadi berulang-ulang, bukan tidak mungkin kesehatan jantung sang anak akan terganggu.

4. Hiperaktivitas

Sebuah penelitian di Hongkong oleh Prof. Albert Martin Li (Chinese University of Hongkong) menyatakan, bahwa anak yang tidur mendengkur/mengorok akan lebih besar terserang hiperaktivitas. Hal ini disebabkan karena gangguan tidur yang dialami sebelumnya akan memberikan efek mengantuk di siang hari. Untuk mengatasi kantuk, biasanya sang anak akan terus bergerak secara aktif.

Demikianlah informasi mengenai bahaya mengorok pada anak, oleh karena itu jika anak Anda mengalaminya, sebaiknya waspadalah dan bila perlu segera periksakan ke dokter. (S03)

Tinggalkan Komentar Anda