Ancam Korban Dengan Sajam, Dua (2) Pelaku Curanmor di Lumpuhkan Anggota Polres Metro

1177
Ancam Korban Dengan Sajam, 2 Pelaku Curanmor di Lumpuhkan Anggota Polres Metro 01
Wihara Buddha Dharma Dippa Kota Metro. Foto : Ade Embun - sebatin.com

Sebatin.com, Kota Metro – Polres Kota Metro berhasil menangkap dua (2) pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang terjadi di seputaran Jalan Tongkol, perbatasan antara Kelurahan Yosodadi dan Iringmulyo Kecamatan Metro Timur, tepatnya di halaman Wihara Buddha Dharma Dippa Kota Metro, Kamis (13/04/2017).

Salah satu staf Wihara Buddha Dharma Dippa Kota Metro, Heri, membenarkan tentang adanya kejadian penangkapan pelaku curanmor di tempat kerjanya. Kepada sebatin.com dirinya menjelaskan secara rinci kronologis kejadian dan penangkapan tersebut, Jumat (14/04/2017).

Ancam Korban Dengan Sajam, 2 Pelaku Curanmor di Lumpuhkan Anggota Polres Metro 02
Suasana Wihara Buddha Dharma Dippa Kota Metro, usai kejadian, Kamis (13/04/2017). Foto : Ade Embun – Sebatin.com

“Disini (Wihara Buddha Dharma Dippa Kota Metro) seminggu yang lalu memang ada pencurian juga mas, dan berhasil membawa 1 (satu) unit motor milik anak-anak Wihara yang sedang ada kegiatan. Na, pada hari Kamis (13/04) kemarin, sebelum kejadian, kami para staf, melalui CCTV juga mengamati ada 2 orang, yang dalam sehari, sudah berulang kali masuk ke halaman Wihara, makannya kami kontak anggota Polres Kota Metro untuk berjaga-jaga. Eh, nggak lama kita ngobrol di ruangan bersama anggota Polres Metro, orang tersebut datang lagi, dan dari gambar CCTV terlihat mereka langsung menuju salah satu motor milik anggota Polres Metro yang sedang di parkir, kemudian mencoba merusak kunci kendaraan dengan menggunakan kunci T. Ya terus anggota-anggota Polres Metro itu keluar, dan dari CCTV terlihat pelaku mengeluarkan senjata tajam , terus mereka sempat bergulat, kemudian dor…. dor…, para pelaku itu di tembak”, terang Heri.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Kota Metro, AKP Yohanis, kepada sebatin.com, Jumat (14/04/2017) melalui komunikasi selular, membenarkan, bahwa anggota Polres Kota Metro gabungan Satuan Intel dan Reskrim yang berada di lokasi terpaksa memberikan hadiah timah panas kepada pelaku.

Ancam Korban Dengan Sajam, 2 Pelaku Curanmor di Lumpuhkan Anggota Polres Metro 03
Lokasi parkir dan penembakan pelaku curanmor di Wihara Buddha Dharma Dippa Kota Metro, Kamis (13/04/2017). Foto : Ade Embun ; Sebatin.com

“Kejadian kemarin jam 4.30. Dan kedua pelaku sempat memberikan perlawanan dengan mencoba menusukkan senjata tajam berupa badik ke salah satu anggota polres, namun anggota yang lain dengan sigap memberikan tindakan tegas kepada kedua pelaku, yaitu melumpuhkannya dengan menembakkan timah panas ke arah kaki pelaku”, terang AKP Yohanis.

AKP Yohanis juga menjelaskan, kedua pelaku beserta barang bukti kemudian dibawa menuju Polres Kota Metro guna dilakukan penyelidikan dan pengembangan. Dari hasil penyelidikan diketahui identitas pelaku adalah Muksin (30) dan Slamet (43) warga Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur.

“Muksin menurut pengakuannya adalah warga Sekampung Udik, Lampung Timur, sedangkan Slamet, berdasarkan KTP yang di bawannya beralamatkan di Kampung Ciketing, Asem Jaya, Pandeglang, Provinsi Banten, namun menurut pengakuannya juga asli berasal dari Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur, terang AKP Yohanis.

Ancam Korban Dengan Sajam, 2 Pelaku Curanmor di Lumpuhkan Anggota Polres Metro 04
Bekas darah pelaku curanmor yang telah di tutup pasir oleh warga. Foto : Ade Embun – Sebatin.com

Dirinya juga menjelaskan, dari kejadian tersebut pihak Polres Kota Metro berhasil mengamankan alat bukti berupa rekaman CCTV, 2 bilah senjata tajam berbentuk badik, kunci leter T, 1 unit sepeda motor Honda Beat milik pelaku dan 1 unit motor Honda Beat milik korban (anggota Polres Metro). Dan berdasarkan pengembangan yang dilakukan pihak Polres Kota Metro, kedua pelaku tersebut sebelumnya juga telah melancarkan aksi serupa di tempat yang sama.

“Satu (1) minggu sebelum kejadian ini, kedua pelaku mengaku telah melakukan aksi pencurian roda dua di wilayah dan tempat yang sama, dan berhasil membawa 1 unit motor Hoanda Beat”, jelas AKP Yohanis.

Diwakili Kasat Reskrim AKP Yohanis, Polres Metro meminta kepada masyarakat setempat untuk dapat ikut berkontribusi memberantas curanmor di Bumi Sai Wawai. Dengan jalan aktif menjaga lingkungan dan selalu berkoordinasi bersama aparat.

“Kami siap melakukan tindakan tegas, dan siap berkoordinasi dengan masyarakat, jika melihat adanya gerak gerik atau perilaku mencurigakan”, ujar AKP Yohanis mewakili Kapolres Metro.

Tutupnya, dan masyarakat juga perlu meningkatkan kewaspadaan atas kendaraannya. Seperti memasang kunci tambahan. (Ade Embun)

Tinggalkan Komentar Anda