Asik Tidur Saat Jam Kerja, Oknum Staf DPRD Mesuji Terancam Tindakan Tegas Dari Ketua Dewan

73
Oknum Staf DPRD Kabupaten Mesuji yang kedapatan tertidur pulas saat jam kerja, Senin (19/2/2018). Foto : Roby - Sebatin.com

Sebatin.com, Mesuji – Ada-ada saja kelakuan beberapa Oknum Staf DPRD Kabupaten Mesuji disaat jam kerja masih berlangsung. Dari hasil pantauan Sebatin.com saat berkunjung, beberapa diantaranya sedang memainkan telefon genggam hingga kedapatan tertidur pulas, di Kantor Kabag Umum dan Humas DPRD, Senin (19/2/2018).

Beberapa staf tersebut tampak kaget dan membangunkan staf yang sedang tertidur pulas, saat sebatin.com mengambil foto keadaan tersebut.

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Kabupaten Mesuji, Fuad Amrulloh, SE., saat dikonfirmasi awak media melalui seluler miliknya (Selasa, 20/02/2018), murka. Ia menegaskan, dirinya akan segera memberikan sanksi tegas dan berharap kepada seluruh staf sekreriat DPRD agar lebih baik dan produktif kinerjanya di saat jam kerja.

“Kalau untuk temen-temen staf, kita berharap kinerjanya bisa lebih baik ajalah. Ya kan kalau masalah staf dan PNS, kan, jelas mereka disaat berkerja harus lebih produktif, kalau ditemukan hal yang semacam itu, ya saya berharap lebih baik untuk kedepanya,” ujar Fuad.

Soal absensi Anggota Dewan di Kantor, Fuad menuturkan, hal itu berbeda dengan PNS. Sebab, Anggota Dewan, katanya, tidak diharuskan masuk setiap hari.

“Kan tidak ada aturan DPRD harus masuk setiap hari. Cuman kan output dari pada pekerjaan DPRD pertama, dia fungsi legislasinya, bahwa DPRD Mesuji saya fikir cukup produktif dengan beberapa usul inisiatif yang selama ini diusulkan. Dan Perda-perda terkait dengan regulasi di Kabupaten Mesuji, juga saya fikir berjalan lancar, sampai soal APBD kita juga salah satu yang produktif terkait tentang penataan APBD,” lanjutnya.

Selain itu, Fuad juga dengan tegas akan memanggil seluruh sekretariat atau staff DPRD untuk membahas tentang kinerja yang lebih baik lagi.

“Pasti akan saya panggil, karena memang inikan sudah diawal tahun. dan kemarinkan di Mesuji ada mutasi atau roling jabatan. Saya dengar ada beberapa yang masuk juga menjadi staff baru di DPRD, minggu ini akan saya kumpulkan seluruh staff saya di seketariat DPRD untuk briefing kembali terkait kinerja mereka ditahun 2018 ini,” tegasnya.

Fuad menjelaskan, di tahun ini, DPRD Kabupaten Mesuji mempunyai agenda yang lebih banyak dari sebelumnya. Diantaranya, menyelesaikan Perda yang saat ini sedang dibahas. Selain itu, tambah Fuad, di tahun politik ini, setiap anggota DPRD yang merupakan kader partai politik mempunyai dua tugas selain sebagai pejabat negara juga sebagai kader Partai.

“Inikan tahun Politik, yang notabene anggota DPRD itu adalah orang-orang Partai Politik (Parpol) ada 2 tugas. Yang pertama tugas dari negara sebagai anggota DPRD, yang kedua, tugas dia sebagai Kader Politik memenangkan di Pilgub. Terus, di akhir tahun dia juga ada yang mencalonkan diri di Pileg 2019 dimulai dari 2018 ini,” jelas Fuad.

“Hal inipun akan saya sampaikan ke Bupati terjadinya sanksi. Momentumnya tepat, ada beberapa staf yang baru masuk di DPRD, jadi harapan saya kepada seluruh Seketariat dan Staf DPRD Kabupaten Mesuji bisa lebih baik dan produktif kedepannya,” tutupnya.

Reporter : Roby
Editor     : Addarori Ibnu Wardi

Tinggalkan Komentar Anda