Bahagialah Dengan Kesuksesan Temanmu

708
Bahagialah Dengan Kesuksesan Temanmu
Jangan Sirik Melihat Kesuksesan Teman (Ilustrasi)

Sebatin.com – Sukses dalam kehidupan dunia adalah impian semua manusia, dan selama ini mungkin kamu hanya fokus dengan mengejar kesuksesanmu sendiri, tanpa pernah mau belajar dan bertukar pikiran dengan orang-orang atau teman di sekitarmu, baik yang sudah mengalami kesuksesan atau belum. Karena kamu akan sangat butuh berkomunikasi dengan orang lain untuk mengambil pengalaman mereka sebagai pelajaran dalam hidupmu.

Tapi realitanya, justru terkadang ada rasa cemburu yang membara dalam dada ketika kamu melihat kesuksesan orang yang kamu kenal. Misalnya teman, sahabat, atau anggota keluarga. Sebenarnya, kamu perlu untuk merasa bahagia pula melihat kesuksesan mereka, apa pun bentuknya. Kenapa?

Kesuksesan adalah sebuah proses – Kamu mungkin kerap berlomba-lomba dengan temanmu untuk mewujudkan mimpi. Persaingan sehat pasti akan melahirkan pertolongan satu sama lain. Tapi, tak jarang pula kecemburuan menutup hatimu. Sadarlah, ini bukan lagi persaingan di dunia rimba. Sukses bukan kalah atau menang. Tapi bagaimana menghormati semua jerih payahnya dan mengevaluasi dirimu sendiri. Dan kesuksesan adalah daya tahan, bagaimana kamu tetap fokus berusaha dengan segala kegagalan yang pernah kamu lalui.

Teman yang sukses adalah gurumu – Ingat salah satu syarat menjadi orang sukses? Kamu harus berada di lingkungan yang terdiri dari orang-orang yang lebih sukses darimu. Dengan begitu, kesuksesan akan menular. Nah, dengan bertambahnya satu teman yang sukses, artinya lingkungan baikmu semakin kuat. Dan semoga hal ini juga bisa membawamu untuk lebih semangat dalam menjalani hidup.

Jangan cemburu, instropeksi dirimu – Ketika kamu melihat teman-teman terdekatmu berhasil dalam karier dan hidup, jangan biarkan kamu dibutakan kecemburuan. Bukan mata dan hati lebar-lebar. Akui kalau mereka itu memang hebat. Kisah dan langkah untuk mewujudkan mimpi mereka harus kamu ambil sebagai pelajaran.

Kecemburuan hanya akan jadi penghalang – Merasa iri kepada mereka yang sukses boleh saja. Tapi kalau kecemburuan itu berubah menjadi dengki, rasanya hal ini hanya bikin langkahmu terhenti. Kamu akan sibuk mencibir di belakang mereka dan menjadikannya alasan kenapa kamu masih saja jalan di tempat.

Mulai saat ini benahilah hati, dengan berpikir selalu positif, minimal kamu tidak terlalu disibukkan dan buang energi untuk hal-hal yang tidak bermanfaat bagi tujuan hidupmu. Materi tidak selalu menjadi modal utama untuk kita dapat mengejar kesuksesan. Tapi pengalaman dan pertemanan yang sehat adalah investasi terbaik dalam kamu mengejar kesuksesan. (*)

Tinggalkan Komentar Anda