Bangun Kampung Secara Mandiri, Masyarakat Kidul Singgung Dinas Terkait

235
Masyarakat Kampung Kidul saat melakukan bersih-bersih sekaligus menyediakan media tanam Pohon Buah, Minggu (26/11). Foto : Ade Gunawan Yuliarto - Sebatin.com

Sebatin.com, Metro – Ada satu kampung kecil, di daerah Tejosari, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro, Lampung yang masih mempertahankan sebuah budaya gotong-royong. Kampung Kidul sebutannya, merupakan daerah yang selalu dipandang sebelah mata oleh pemerintah setempat. Karena itu, berbekal semangat gotong-royong, masyarakat Kampung Kidul berinisiatif menunjukkan sebuah kemandiriannya guna menciptakan kemajuan masyarakat dan lingkungannya.

Saat ini, masyarakat Kampung Kidul hendak menjadikan daerahnya menjadi sebuah lokasi wisata kampung buah. Rencananya, mereka akan menanam buah pada hari Selasa (28/11) besok, setelah sebelumnya  bahu-membahu mempersiapkan tempat. Menurut Ketua RT setempat, Dwi Yulianto, dirinya mendapatkan ide tersebut demi memacu pertumbuhan ekonomi wargannya yang notabene didominasi oleh kaum buruh tani. Ia bersyukur, bahwa warganya sangat antusias mendukung program yang tersebut.

“Alhamdulillah, masyarakat kami turun-temurun dapat menjaga budaya kegotong-royongan, keguyup-rukunan. Dan mereka sangat mendukung program ini. Apalagi, ini berkenaan dengan kemajuan warga Kampung Kidul,” jelasnya kepada sebatin.com, Minggu (26/11).

Masyarakat Kampung Kidul istirahat sejenak disela-sela bersih-bersih. Foto : Ade Gunawan Yuliarto – sebatin.com

Uniknya, sifat gotong-royong yang ada di kampung itu masih bisa dipertahankan secara turun-temurun.  Terbukti, para pemuda di kampung yang punya nama mirip dengan kawasan di Pulau Jawa ini, tidak ragu-ragu untuk ikut andil pada kegiatan tersebut. Lebih-lebih, Dwi Yulianto mengatakan, Kampung Kidul terdiri dari berbagai macam suku.

“Kunci dari kami mempertahankan keguyup rukunan ini adalah, dengan selalu menjaga komunikasi dan bermusyawarah setiap ada kegiatan maupun program. Dan, semua masyarakat tanpa terkecuali suku apapun, mereka untuk urusan kepentingan umum ya seperti ini. Mereka mau bahu-membahu,” lanjut ketua RT yang biasa dipanggil Pak Dwi ini.

Wakil Walikota Metro, Djohan ditemani ketua RT Kampung Kidul, Dwi Yulianto saat meninjau langsung lokasi yang hendak dijadikan Kampung Buah. Foto : Istimewa

Meski rencana Dwi bersama masyarakat Kampung Kidul sudah mengantongi restu dari Walikota dan Wakil Walikota Metro, namun tidak semua dinas-dinas terkait merespon dengan baik. Buktinya, hanya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melalui staffnya, yang mau langsung turun melihat serta memberi dukungan dan bimbingan secara langsung. Padahal sebelumnya, Dwi mewakili warga setempat telah secara resmi mengirimkan surat pemberitahuan dan permohonan izin penebangan/pemangkasan pohon guna melaksanakan kegiatan penanaman ulang dengan jenis pohon buah kepada Lurah Tejosari yang di ketahui juga oleh pihak Camat Metro Timur, untuk selanjutnya diteruskan kepada Dinas Perumahan dan Pertamanan Kota Metro.

Bahkan, salah satu perwakilan dari masyarakat juga sudah menghadap secara langsung kepada Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kota Metro, dengan maksud menjelaskan tujuan dari kegiatan tersebut. Akan tetapi, tanggapan dari dinas-dinas tersebut hanya bersifat normatif, tanpa adanya aksi nyata. Padahal, pencanangan program Kampung Buah yang di inisiasi oleh warga masyarakat tersebut, dimaksudkan untuk mendukung salah satu visi Kota Metro sebagai Kota Wisata Keluarga berbasis Ekonomi Kerakyatan Berlandaskan Pembangunan Partisipatif.

“Jadi belum ada etikat dari mereka (dinas-dinas terkait) untuk membantu. Selama ini kami mandiri, kami ingin membuat mereka melihat usaha kami,” tuturnya.

Oleh sebab itu, dirinya sebagai ketua RT barharap kedepan agar daerah Kampung Kidul tidak terus dianak-tirikan. Masyarakat Kampung Kidul, Dwi meneruskan, hanya ingin mendapat perhatian yang sama seperti daerah lain.

“Harapan kita mudah-mudahan dari apa yang kita upayakan, kami ingin mensupport pembangunan Metro. Insya Allah kedepan, para pemangku kebijakan akan melihat sebagai wilayah yang tak tersentuh ini berbuat untuk membangun Kota Metro. Kami tidak meminta lebih, tapi kami ingin disama-ratakan dengan wilayah lain,” tutup Dwi.

Sebagai bentuk dukungan atas partisipasi masyarakat, Wakil Walikota Metro, Djohan secara langsung meninjau kegiatan di Kampung Kidul, Senin (27/11). Djohan mengatakan, bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Metro melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) akan berupaya membantu terlaksanannya keinginan masyarakat Kampung Kidul untuk mewujudkan cita-citanya menjadi Kampung Buah.

“Sangat mendukung. Inikan keinginan masyarakat dan tujuannya baik. Nah saya dengar nanti DLH akan membagikan pohon-pohon ke seluruh kecamatan. Makanya saya minta para warga untuk berkoordinasi supaya kita bisa tambah pohon buah-buahan yang akan ditanam,” paparnya.

Hal senada disampaikan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Metro, Eka Irianta mengatakan bahwa, Kelurahan Tejosari akan mendapat bantuan pohon sebanyak 500 buah pohon dari pemerintah. Hal itu sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam upaya membantu kegiatan tersebut.

(Ade Embun)

Tinggalkan Komentar Anda