Bantu Tingkatkan Pendapatan UMKM, Pemprov Lampung Gagas Kerjasama Dengan Gojek

2
Bantu-Tingkatkan-Pendapatan-UMKM,-Pemprov-Lampung-Gagas-Kerjasama-Dengan-Gojek
Ils. Gojek

Sebatin.com, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung menggagas kerjasama dengan perusahaan transportasi online Gojek untuk meningkatkan pendapatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di Lampung dan mendorong usaha kreatif.

Plt Asisten II Provinsi Lampung, Taufik Hidayat mengatakan, perputaran uang dan pergerakan ekonomi di jasa transportasi online saat ini sangat besar. Pemprov ingin hal itu dimanfaatkan untuk membantu produk unggulan di Lampung, seperti kuliner dan juga souvenir.

“Manajemen Gojek dari Jakarta silaturahmi ke sini, kemudian menyampaikan potensi-potensi yang bisa dikerjasamakan. Mereka kan punya data permintaan terhadap prodak UMKM. Mereka ingin memanfaatkan sistem online yang ada di mereka untuk pengembangan produk yang ada, terutama UMKM,” jelas Taufik di ruang kerjanya, Senin (02/04/2018).

Untuk itu, kata dia, Pemprov akan mengarahkan bagaimana agar Gojek bisa memasarkan dan membantu UMKM. Ia menjelaskan, saat ini sudah ada pusat UMKM di area PKOR Way Halim. Ke depan, Taman Gajah di Enggal juga bisa dimanfaatkan untuk pusat kegiatan UMKM. “Termasuk halaman Kantor Korpri juga bisa memanfaatkan kalau sistemnya sudah ada,” kata dia.

Namun skema kerja sama ini masih akan di bahas dalam pertemuan selanjutnya. Kemarin perwakilan Gojek Pusat mengadakan pertemuan di ruang Asisten II Pemprov. Dalam pertemuan itu, Pemprov juga mengundang Dishub Provinsi untuk membahas persoalan angkutan online yang hingga saat ini belum rampung. Sebab banyak pengemudi angkutan online masih menolak Permenhub nomor 108/2017.

Terkait hal itu, Taufik mengatakan pemprov sifatnya hanya mendorong agar Gojek mengikuti regulasi yang sudah dikeluarkan oleh Pemerintah Pusat. “Kalau terkait itu kan sudah dari pusat. Kalau sudah ada ketentuan yang disampaikan pusat terhadap transporasi online itu diikuti lah. Kita tadi lebih terarah kepada pengembangan sistem online untuk pengembangan produk UMKM, bukan fokus masalah transportasi. Kita kan juga nggak berhak mengaturnya, tetapi harus tetap koordinasi,” tandasnya.

(Rls/Red)

Tinggalkan Komentar Anda