Banyak Lampu Penerangan Jalan Mati, Anggota Dewan dan LSM Angkat Bicara

320
Banyak-Lampu-Penerangan-Jalan-Mati-Dikeluhkan-Warga,-Anggota-Dewan-dan-LSM-Angkat-Bicara
Anggota Komisi I DPRD Kota Metro Nasrianto Effendi Senin (04/12/2017) diruang kerjanya saat ditemui crew sebatin.com . Foto : sebatin.com

Sebatin.com, Kota Metro – Banyaknya Lampu Penerangan Jalan (LPJ) yang mati di Kota Metro salah satunya yang berada diseputaran lapangan Mulyojati yang telah lama mati dikeluhkan warga sampai saat ini belum ada tindakan dari instansi yang berwenang membuat Anggota DPRD dan LSM Perkara angkat bicara.

Anggota Komisi I DPRD Kota Metro Nasrianto Effendi diruang kerjanya kepada sebatin.com mengatakan bahwa yang pertama dirinya berharap tentang pengawasan bukan hanya dilakukan DPRD saja, walaupun memang pengawasan salah satu tupoksi DPRD namun juga menjadi kewenangan masyarakat untuk turut mengadakan pengawasan, karena masyarakat salah satu yang menikmati hasil pembangunan termasuk salah satunya adalah lampu, ujarnya.

Lanjutnya, bahwa di DPRD ada waktu melaksanakan reses anggota DPRD yang ada berisikan tentang bedah APBD, dan disitulah masyarakat dan pamong menyampaikan tentang lampu, baik yang sudah ada ataupun belum termasuk juga sudah rusak dapat disampaikan pada acara tersebut, atau bisa juga disampaikan ke DPRD secara tertulis, jelas Nasrianto.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, sehingga dengan demikian pada waktu adanya rapat atau hearing pada Dinas terkait dapat disampaikan oleh DPRD apa yang menjadi keluhan warga tersebut, terhadap DPRD juga melaksanakan tentang fungsi pengawasan yang sama seperti juga tentang lampu.

Fokus di Kota Metro ditetapkan ada empat wilayah tempat yang dinyatakan daerah kumuh, Hadimulyo Barat, Hadimulyo Timur, Imopuro dan Iringmulyo dan setelah proses satu dua tahun berjalan menjadi tinggal dua yakni Hadimulyo Barat dan Hadimulyo Timur, terangnya.

Kemudian, dirinya mengatakan masalah lampu ini juga dikeluhkan oleh masyarakat seperti Hadimulyo Barat utamanya didaerah sekitaran ledeng termasuk sebagiannya adalah masuk pada Kelurahan Imopuro, boleh dikatakan di daerah tersebut tidak ada lampu.

“ Untuk lampu itu juga dikeluhkan oleh masyarakat dan boleh dikatakan disitu tidak ada lampu, jangankan lampu tiangnyapun saja tidak ada,” jelas Nasrianto.

Semestinya hal ini dapat dimasukkan dalam program pemerintah, karena menurutnya apabila daerah tersebut gelap tentu akan sangat menunjang adanya kenaikkan angka kejahatan, namun bila daerah tersebut menjadi terang sudah barang tentu akan mengurangi angka kejahatan, tegasnya.

Ketua LSM Perkara Hendrik, sependapat dengan apa yang telah dipaparkan oleh Nasrianto Effendi anggota Komisi I DPRD Kota Metro dan dirinya menambahkan kalaupun disitu memang layak diberikan penerangan oleh Pemerintah atau Dinas yang terkait  jangan ditunda-tunda lagi, ujarnya.

Lalu Hendrik mengulas kembali seperti penuturan Nasrianto yang menyatakan bahwa kelurahan Hadimulyo Barat tersebut adalah daerah yang padat penduduknya, jadi sudah layak dan wajib diberikan lampu penerangan dan dirinya sangat mendukung untuk sesegera mungkin pemerintah dapat merealisasikan tentang adanya lampu penerangan yang memang telah dibutuhkan warga Kelurahan Hadimulyo Barat Khususnya dan Kota Metro umumnya, pungkasnya.

(Adv)

Tinggalkan Komentar Anda