Belajar Bahasa Inggris? Otodidak Bisa Kok!

211
Belajar Bahasa Inggris? Otodidak Bisa Kok!
(Ilustrasi)

Sebatin.com – Sebagaimana yang kita ketahui selama ini, Bahasa Inggris ialah bahasa yang dipakai secara internasional. Oleh sebab itu, di zaman modern ini kita dituntut pula untuk dapat bersosisialisasi dan berkomunikasi secara luas tanpa hambatan.

Bahasa Inggris nyaris bisa dikatakan wajib untuk bisa dikuasai oleh siapa saja. Tak sedikit orang yang tidak mendapatkan sesuatu yang besar, semisal bekerja di perusahaan bonafide, hanya karena ia tidak dapat berbahasa Inggris.

5 Tahapan Kuasai Bahasa Inggris Secara Otodidak

Berikut ini 5 tahapan tentang cara menguasai Bahasa Inggris secara otodidak, silakan disimak, semoga bermanfaat.

1. Buka kamus!

Jangan pernah bermimpi untuk bisa menguasai Bahasa Inggris kalau tak mau atau bisa dikatakan anti terhadap kamus. Sejatinya kamus tidak terlalu mengerikan seperti apa yang ada di pikiran kita.

Di sekolah, kita tentu belajar Bahasa Inggris. Itu artinya, pengetahuan dan pemahaman kita akan bahasa ini tidaklah benar-benar nol. Setidaknya kita sedikit-banyak tahu akan dasar-dasarnya.

Hal yang perlu kita lakukan adalah buka kamus di halaman-halaman pertengahan. Di kamus-kamus yang standar, selalu ada penjelasan tentang tenses dan regular dan irregular verb. Mempelajari kedua topik tersebut hukumnya wajib. Kita takkan dapat mengartikan sebuah kalimat apabila kita tak mengenal kedua hal itu.

2. Mendengarkan dan menyanyikan lagu Barat!

Banyak yang telah melakukan penelitian dan melakukannya, metode ini cukup ampuh. Selain bertemu dengan kata-kata baru, kita pun sekaligus belajar cara pengucapan Bahasa Inggris yang benar atau yang biasa disebut pronunciation.

Jadi, di saat kita sedang mendengarkan lagu Barat tersebut, kita pun harus menyanyikannya. Itu berarti kita harus punya liriknya. Di saat bertemu kata-kata yang asing, maka catat kata tersebut. Cari artinya di kamus dan pahami.

3. Membaca tulisan berbahasa Inggris

Informasi adalah salah satu hal paling mahal dan penting di dunia ini. Maka, alangkah malangnya kita bila tak bisa mendapatkan sebuah informasi hanya dikarenakan terbatasnya kemampuan berbahasa.

Sama seperti belajar membaca Al-Qur’an kalau dalam Islam, belajar Bahasa Inggris pun harus berulang-ulang. Membaca tulisan berbahasa Inggris pun harus berulang kali. Lagi-lagi, di saat kita bertemu kata yang asing, kita harus mencatatnya, kemudian mencari artinya dan memahami cara dan kapan saja penggunaan kata tersebut.

Kita perlu membaca tulisan berbahasa Inggris mulai dari yang baku sampai yang tidak baku. Kita akan menemui ungkapan-ungkapan atau frasa-frasa yang sangat asing. Sebab, Bahasa Inggris pun memiliki bahasa gaul atau bahasa sehari-hari.

4. Nonton Video di Youtube!

Setelah melakukan beberapa hal di atas, setidaknya beberapa kemampuan dasar kita sudah cukup mumpuni. Di Youtube, banyak sekali video tutorial dalam menguasai Bahasa Inggris. Ada yang bahasa pengantarnya Bahasa Indonesia, ada pula yang bahasa pengantarnya langsung Bahas Inggris. Sebetulnya, jika ingin belajar yang memang benar-benar belajar, kita sebaiknya belajar pada ahli atau ke pusatnya.

Dalam menguasai Bahasa Inggris sebaiknya langsung belajar ke mereka yang memang sehari-harinya menggunakan Bahasa Inggris, atau yang lahir dari rahim ibu yang memang berbahasa Inggris. Orang-orang yang demikian disebut native speaker.

Di Youtube, tersedia ratusan bahkan ribuan video tutorial dalam menguasai Bahasa Inggris. Bahkan, untuk hal-hal yang cukup sepele tentang Bahasa Inggris pun ada di Youtube. Maka dari itu, kita harus melakukan tiga kegiatan di atas, agar kemampuan dasar Bahasa Inggris kita cukup memadai. Sebab tak sedikit anak-anak yang tak paham akan dasar-dasar Bahasa Inggris, padahal di sekolah sudah diajarkan.

5. Praktik!

Semua kegiatan di atas apabila tidak disertai praktik, maka semuanya sia-sia. Praktik adalah tujuan dalam belajar menguasai Bahasa Inggris ini. Usahakan untuk selalu menggunakan Bahasa Inggris. Mulai dari yang terkecil hingga yang terbesar. Contohnya jangan lagi menyebut pulpen, tapi sebutlah pen; jangan lagi sebut tangan, tapi sebutlah hand. Begitu seterusnya.

Kita juga perlu untuk mengajak orang lain dalam berbahasa Inggris. Hal ini bertujuan agar kita tahu sudah sampai di mana kemampuan kita. Contoh yang bisa kita ajak berbicara dalam Bahasa Inggris ini misalnya Guru Bahasa Inggris. Namun, bila tak ada satu pun orang yang bisa diajak, kita bisa berbicara kepada diri sendiri. Kita pun bisa menggunakan cermin sebagai alat bantu. (Al Hadeed)

Tinggalkan Komentar Anda