Belajar Peka Pada Lingkungan Dari Novel Surat Kecil Untuk Tuhan Terbaru

333
Belajar Peka Pada Lingkungan Dari Novel Surat Kecil Untuk Tuhan Terbaru
(Ilustrasi)

Sebatin.com – Di zaman modern ini, rasa keprimanusiaan seperti semakin hari semakin terkikis. Semua seperti sibuk dengan dunia masing-masing, hingga tak sempat membuka mata untuk lingkungan yang bisa jadi hutan belantara liar tak kasat mata. Atau mungkin, memang tak mau membukanya, memang tak peduli sedikit pun.

Novel Surat Kecil Untuk Tuhan Terbaru karya Agnes Davonar ini mengajak pembacanya agar peka terhadap lingkungan sekitar, membantu sedikit-banyak semampunya.

Novel ini menceritakan tentang sepasang kakak beradik yang hidup tanpa orangtua. Di mana Sang Kakak, Anton, berusia sembilan tahun. Sementara Sang Adik, Angel, baru berusia enam tahun. Di usia mereka yang masih sangat kecil, mereka harus bertahan dan melawan kerasnya dunia.

Hari demi hari mereka lewati, rintangan datang silih berganti. Mulai dari terpaan hujan yang membuat mereka kedinginan dan demam, kelaparan, hingga jatuh ke tangan orang yang menampung anak jalanan untuk dieksploitasi menjadi pengamen dan pengemis.

Klimaknya, Sang Adik koma di rumah sakit dan harus segera dioperasi. Sementara uang yang dibutuhkan sangatlah besar, maka orang yang menampung mereka menawarkan pada Sang Kakak, yakni kalau ia ingin adiknya sembuh maka ia harus mau diadopsi oleh orang kaya. Mau tidak mau, akhirnya Sang Kakak menurut. Sebab, ia tidak mempunyai pilihan lain.

Menjadi acuh tak acuh pada lingkungan, sejatinya sudah begitu buruk. Apalagi mengambil keuntungan ataupun mengeksploitasi orang-orang yang keadaannya sedang memprihatinkan.

Apakah Angel dan Anton dapat bertemu kembali? Apakah Angel selamat dari komanya atau justru Anton yang nyawanya sudah diujung tanduk? Selamat membaca, selamat mengasah rasa agar lebih peka terhadap lingkungan.

“Lakukan apapun yang bermanfaat bagi lingkungan, sesuai kemampuan, tanpa harus memperdulikan ukuran pertolongan kita tersebut.”

(Al Hadeed)

Tinggalkan Komentar Anda