Belum Dikelola Pemkab, Disporpar Pringsewu Kesulitan Kembangkan Potensi Wisata

19
Kepala Disporapar Pringsewu, Samsir Kasim saat ditemui Sebatin.com, Senin (19/2/2018). Foto : Sanusi - Sebatin.com

Sebatin.com, Pringsewu – Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporpar) Pringsewu mengaku belum bisa berbuat banyak terhadap pariwisata yang ada di Kabupaten Pringsewu. Sebab, sebagian besar Destinasi Wisata di Kabupaten Pringsewu masih dimiliki oleh masyarakat setempat, dan belum dikelola oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat.

“Daerah wisata dikabupaten Pringsewu ini rata rata dimiliki masyarakat atau yayasan,” jelas Kepala Disporapar Pringsewu, Samsir Kasim kepada Sebatin.com, Senin (19/2/2018).

Seperti wisata Religi makam Kiai haji  Kholib,  Goa Mariya, serta Talang Indah Bukit Pangonan, kata Samsir, hingga saat ini masih dimiliki masyarakat atau yayasan. Kendati demikian, Disporpar Kabupaten Pringsewu tengah merencanakan induk pengembangan sektor Pariwisata.

“Dan Sesuai dengan program Provinsi, rencananya akan dimasukkan ke Rencana Pembangunan jangka menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pringsewu Periode 2017-2022. Setelah melalui program itu,  barulah objek wisata  bisa di kembangkan,” lanjut Samsir.

Lalu, kata Samsir, untuk pengembangan wisata di Kabupaten Pringsewu, sampai saat ini pihaknya masih menunnggu Rencana Induk Pengembangan Daerah (RIBDA) yang masih digodok  oleh Bappeda setempat.

Samsir berharap, kedepan Bendungan Way Sekampung yang tengah  dibangun di Kecamatan Pagelaran, bisa menjadi salah satu destinasi wisata yang dikelola oleh Pemkab. Sebab, kata Samsir, apabila pembangunan Bendungan yang tergolong Mega Proyek ini bisa dikelola Pemkab Pringsewu sebagai obyek wisata, maka kemungkinan bisa hal tersebut bisa menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) di daerah yang mempunyai julukan Jejama Secancanan ini.

Reporter : Sanusi
Editor     : Addarori Ibnu Wardi

Tinggalkan Komentar Anda