BPJS Kesehatan Metro Lakukan Pembekalan Kader JKN-KIS

768
BPJS Kesehatan Metro Lakukan Pembekala Kader JKN-KIS 01
Kepala Divisi Regional XIII BPJS Kesehatan Benjamin Saut, saat memberikan pembekalan kepada Kader JKN-KIS, di Ballroom Grand Skuntum Metro, Jumat (31/3/2017). Foto: Sebatin.com

Sebatin.com, Kota Metro – Badan Penyelanggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kantor Cabang Metro melaksanakan pembekalan kepada para kader Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)- Kartu Indonesia Sehat (KIS) di Ballroom Grand Skuntum, Jumat (31/03/2017).

Hadir dalam pembekalan tersebut Kepala Divisi Regional XIII BPJS Kesehatan Benjamin Saut PS, Kepala BPJS KC Metro Rizka Adhiati, Pimpinan Bank Negara Indonesia (BNI) Metro Audie Dumais.

BPJS Kesehatan Metro Lakukan Pembekala Kader JKN-KIS 02
Penandatanganan perjanjian kerjasama antara BPJS Kesehatan KC Metro dengan Kader JKN-KIS, di Ballroom Grand Skuntum Metro, Jumat (31/3/2017). Foto: Sebatin.com

Pembekalan kader JKN-KIS tersebut diawali dengan penandatangan perjanjian kerjasama antara BPJS Kesehatan KC Metro dengan kader JKN-KIS. Dilanjutkan dengan penandatanganan Pakta Integritas kader JKN-KIS sebagai mitra BPJS Kesehatan kemudian dilakukan penandatanganan perjanjian layanan keuangan digital dan laku pandai agen BNI 46.

Kepala Divre XIII BPJS Kesehatan Benjamin Saut PS mengatakan, kader JKN-KIS adalah mitra dari BPJS Kesehatan yang memiliki peran sebagai pemberi informasi kepada masyarakat, pendaftaran peserta, dan menerima pembayaran dari masyarakat.

“Para kader JKN-KIS ini bisa juga menjadi sarana untuk konsultasi bagi masyarakat. Selain itu, mereka juga bertugas untuk menagih dana iuran peserta yang menunggak,” jelasnya.

BPJS Kesehatan Metro Lakukan Pembekala Kader JKN-KIS 03
Kepala Divisi Regional XIII BPJS Kesehatan Benjamin Saut PS. Foto: Sebatin.com

Benjamin menjelaskan, para Kader JKN-KIS yang resmi dibekali beberapa atribut oleh BPJS Kesehatan. Di antaranya, rompi aparatur BPJS, topi, pin, name text, dan para kader juga memiliki poster yang ditempel di tempat-tempat strategis dan di rumah para kader.

“Atribut ini akan digunakan para kader dalam bertugas. Dan poster yang dipasang itu berisi identitas dan foto kader. Sehingga identititas mereka itu jelas. Kemudian nanti kita klarifikasi dan konfirmasi kepada kepala desa/lurah untuk memastikan kader tersebut penduduk di situ dan mitra BPJS,” jelasnya.

Dirinya berpesan, kepada para Kader JKN-KIS bisa melaksanakan tugas dan fungsinya dengan baik. Serta dapat menjaga integritas dan menjunjung tinggi profesionalisme.

“Kami berharap bukan hanya profesionalitas saja tetapi integritas juga. Kami juga berharap mereka bekerja keras, ikhlas, karena dengan begitu mereka juga mendapatkan income dan kami juga akan mendapatkan cakupan semesta kualitasnya tinggi kemudian iuran premi tuntas cakupan semesta juga tuntas,” ucapnya.

BPJS Kesehatan Metro Lakukan Pembekala Kader JKN-KIS 04
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Metro Rizka Adhiati. Foto: Sebatin.com

Sementara itu Kepala BPJS Kesehatan Cabang Metro Rizka Adhiati menuturkan, kader JKN-KIS untuk KC Metro berjumlah 32 orang. Yang berasal dari Kota Metro, Lampung Tengah, Lampung Timur, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, dan Mesuji. Dalam bertugas para kader JKN-KIS tersebut akan diberikan target sebanyak 500 KK, juga untuk mengingatkan agar para peserta dapat membayar iuran rutinnya. Melalui kader JKN-KIS ini, harapannya dapat menjangkau daerah-daerah yang masih belum dijangkau oleh BPJS Kesehatan.

”Karena mereka sebenarnya sudah terdaftar tapi mereka menunggak. Jika mereka mau membayar, para kader bisa langsung memprosesnya. Karena setiap kader sudah menjadi agen BNI 46 Laku Pandai yang masing-masing nanti dibekali mesin edisi. Melalui para kader ini juga, kita bisa melakukan sosialisasi hingga ke pelosok-pelosok daerah yang selama ini belum terjangkau. Kalau untuk Kota Metro kan kecil, untuk Lamteng dan Lamtim itu belum sepenuhnya terjangkau oleh kita. Dan melalui kader inilah kita menjangkau daerah yang belum,” jelasnya.

BPJS Kesehatan Metro Lakukan Pembekala Kader JKN-KIS 05
Kader JKN-KIS lengkap dengan atributnya. Foto: Sebatin.com

Dikatakannya, cakupan BPJS Kesehatan Kantor Cabang Metro saat ini mencapai 1.795.000 jiwa atau 48 persen dari 3,7 juta penduduk. Sedangkan untuk di Kota Metro sendiri, cakupan semesta BPJS Kesehatan sudah mencapai 106.000 penduduk atau 66 persen dari jumlah penduduk Kota Metro 160 ribu penduduk. Selama ini yang menjadi kendala cakupan BPJS Kesehatan, yakni belum sepenuhnya masyarakat mengetahui program tersebut. Selain itu banyak masyarakat yang mampu lebih memilih jaminan kesehatan yang komersial.

”Untuk Kota Metro kita mengejar yang 34 persen lagi, kita intensifkan sosialisasi program ini ke masyarakat. Karena kemungkinan masyarakat ada yang mengetahui program ini hanya sepotong-sepotong. Kita punya program dengan camat dalam satu minggu satu kelurahan kita sosialisasi. Untuk orang-orang mampu kita dorong lagi gotong-royongnya. Mungkin mereka memiliki jaminan kesehatan yang lebih hebat dan komersial tapi kita tetap tanamkan budaya gotong-royong ini, karena program ini merupakan program nasional, artinya ikut program ini akan membantu masyarakat lainnya,” tambahnya.

Sedangkan untuk perguruan tinggi, BPJS Kesehatan mempunyai program dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Metro untuk mengumpulkan seluruh perguruan tinggi. Di mana sudah ada MoU BPJS Pusat dengan Kemenristek Dikti untuk mendorong mahasiswa memiliki JKN-KIS.

”Nanti kita akan koordinasikan dan fasilitasi prosesnya sehingga dimudahkan. Mereka nanti bisa mendaftar satu kumpulan perguruan tinggi tidak mengikutkan keluarganya,” tutupnya.

(Hendra)

Tinggalkan Komentar Anda