BPPRD Lamteng Turunkan Reklame Tak Bayar Pajak

148
BPRD-Lamteng-Turunkan-Reklame-Tak-Bayar-Pajak01
Saat BPRD Lamteng bersama Sat Pol. PP tertibkan reklame. Foto : Pur Sebatin.com

Sebatin.com, Lampung Tengah – Upaya menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) terus dilakukan Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Lampung Tengah. Salah satu upaya yang dilakukan yakni menertibkan reklame yang membandel.

Ketua tim penertiban yang juga Kabid Pengembangan Teknologi Informasi Potensi dan Penagihan BPPRD Lamteng Rizal Efendi, S.I.P., M.IP. mengatakan setiap pemasangan reklame di wilayah Lamteng harus mengajukan permohonan terlebih dahulu kepada Bupati Lamteng melalui BPPRD.

“Izin yang diajukan baik untuk perpanjangan maupun pemasangan reklame baru. Tindakan ini mengacu pada undang-undang nomor 28 tahun 2009 tentang pajak daerah dan retribusi daerah serta peraturan daerah (Perda) Lampung Tengah (Lamteng) nomor 5 tahun 2011 tentang pajak reklame,” kata Rizal kepada Sebatin.com, Rabu 28/9/2017.

Lanjutnya, penertiban jilid 3 kali ini BPPRD melakukan di wilayah Timur Lamteng, yakni mulai dari Kecamatan Seputih Banyak hingga Seputih Surabaya.

“Kami mulai menyisir dari kecamatan terjauh dulu yakni Seputih Surabaya ke Seputih Banyak agar lebih efisien, setidaknya ratusan banner, spanduk, reklame, dan baleho telah diturunkan karena tidak membayar atau tidak memperpanjang,” ujarnya.

BPRD-Lamteng-Turunkan-Reklame-Tak-Bayar-Pajak02
Saat Ketua tim penertiban yang juga Kabid Pengembangan Teknologi Informasi Potensi dan Penagihan BPPRD Lamteng Rizal Efendi, S.I.P., M.IP. tertibkan Reklame yang melanggar. Foto : Pur Sebatin.com

Penertiban ini dilakukan agar para wajib pajak lebih taat dalam membayar pajak reklame, Sebab kebanyakan para pelanggar adalah tidak melanjutkan pembayaran pajak. Menurutnya di wilayah timur Lamteng ini banyak potensi PAD yang dihasilkan dari pajak reklame, namun masih banyak dari mereka (pemilik reklame) kurang memiliki kesadaran untuk melakukan membayar pajak.

“Mereka hanya membayar pajak ditahun pertama dan pada tahun berikutnya mereka tidak lagi membayar pajak. Padahal pajak adalah hal yang sangat penting untuk meningkatkan PAD. Jadi kami yang harus jemput bola agar mereka mau bayar, jika pajaknya lancar maka pembangunan di Lamteng akan semakin meningkat,” katanya.

Selain melakukan penertiban reklame, BPPRD juga memberikan surat teguran kepada wajib pajak untuk segera melakukan pembayaran, dan pihaknya berharap kedepan para wajib pajak di Lamteng bisa lebih taat dan tepat waktu dalam membayar pajak.

Bagi yang ingin memasang reklame yang sifatnya promosi harus mengurus perizinannya terlebih dahulu ke BPPRD Lamteng, jika tidak, maka akan dilakukan penertiban dan semua reklame yang telah kami tertibkan ini akan kami amankan di kantor BPPRD Lamteng, tegas Rizal.

(Pur)
Editor : Holik

Tinggalkan Komentar Anda