BRI Siap Gelontorkan Dana KUR Untuk Petani Padi Mesuji

18
Panen Raya, di Kampung Sungai Badak, Mesuji, Jumat (9/3/2018). Foto : Roby - Sebatin.com

Sebatin.com, Mesuji – Seiring mahalnya harga kebutuhan sembako, terutama bahan pokok seperti beras yang kini harganya mencapai Rp 14000 perkilogram di wilayah lampung, petani padi di Kabupaten Mesuji bahagia lantaran padinya menguning, dan sudah mulai bisa di panen.

Panen padi perdana yang di lakukan oleh para petani padi di Kampung Sungai Badak, Mesuji disaksikan langsung oleh Bupati serempat, Khamamik. Dalam panen padi perdana ini, Khamamik menghimbau kepada para petani padi agar tidak menjual gabah hasil panennya teresbut.

“Jualah beras agar lebih untung, sehingga ada modal untuk menanam padi lagi dan juga untuk stok pangan di Kabupaten Mesuji,” kata Khamamik.

Intruksi ini langsung disampaikan di hadapan para petani, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo saat mengunjungi Kabupaten Mesuji beberapa waktu yang lalu. Petani padi mesuji sendiri merespon positif arahan Bupati Mesuji yang meyediakan Rice Milling Plant untuk memproses gabah menjadi beras.

Bupati mengatakan, para petani cukup bergotong-royong untuk mengangkut gabahnya dari sawah langsung ke Rice Miling Plant untuk di jadikan beras tidak perlu di keringkan lagi.

“Ya, Pemerintah kabupaten mesuji telah menyiapkan Rice Milling Plant untuk petani. Para petani cukup bergotong royong mencari mobil untuk mengangkut gabahnya dari sawah langsung ke penggilingan, dan akan langsung digiling tanpa harus dijemur,” tutur Bupati.

“Dan ingat, pesan Pak Presiden Joko Widodo petani jangan jual gabah saat panen, tapi jual beras agar bisa untung, karena kalau jual gabah akan rugi,” Himbau orang nomer satu di Mesuji ini saat menyaksikan penen raya, Jumat (9/2/2018).

Pada saat panen padi perdana ini, juga disaksikan langsung oleh Dandim 0426, Letkol. Arm. Kusfiandar, sebagai pengawas ketahanan pangan, dan dari Bank BRI yang siap menggelontorkan dana guna menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR), dengan memberikan modal tambahan bagi masyarakat yang akan melakukan pembiayaan bercocok tanam di Mesuji.

Panen perdana ini sendiri adalah tahap pertama para petani padi di wilayah Mesuji dengan luas lahan sawah yang cukup memadai.

(Red/Roby)

Tinggalkan Komentar Anda