Budidaya Jamur Tiram Tingkatkan Penghasilan Petani Lampung Timur

1420
Budidaya Jamur Tiram Tingkatkan Penghasilan Petani Lampung Timur
Supriyadi (44) sosok pemilik usaha jamur tiram di Banjarrejo 38A Kecamatan Batanghari Kabupaten Lampung Timur. Foto: Yoeda - Sebatin.com

Sebatin.com, Batanghari – Prospek usaha jamur tiram memiliki beberapa keunggulan bisnis tersendiri yang menjadikannya pantas untuk digeluti sebagai usaha andalan, mengingat permintaan pasar yang tinggi dan ketersediaan jamur tiram yang berkualitas masih minim.

Budidaya Jamur Tiram Tingkatkan Penghasilan Petani Lampung Timur 2
Supriyadi saat memeriksa bibit jamur tiram miliknya. Foto: Yoeda – Sebatin.com

Selain manfaat jamur tiram untuk kesehatan, jamur tiram banyak dipilih oleh masyarakat sebagai bahan makanan yang diolah menjadi berbagai macam masakan. Dari mulai pepes jamur tiram, oseng jamur tiram, nugget jamur tiram, dan kreasi masakan lainnya.

Seperti Supriyadi (44) pemilik usaha jamur tiram di Banjarrejo 38A Kecamatan Batanghari Kabupaten Lampung Timur mengatakan, bahwa budidaya jamur tiram sebenarnya mudah, namun banyak orang yang tidak mengerti bagaimana prosedur pembibitannya dan juga seringkali banyak orang yang mengalami kegagalan.

”Terlihat sekilas memang mudah, namun bila kurang menjaga kebersihan dari lingkungan sekitarnya dan konsisten dalam perawatannya, maka hasilnyapun kurang maksimal,” katanya, Minggu (12/02/2017).

Lanjutnya, usaha yang telah ia geluti selama kurang lebihnya 4 tahun ini, bermula dengan 25 baglog (kantongan bibit jamur, Red) dan sekarang telah memiliki 20.000 baglog tanaman jamur tiram, kemudian penjualan tersebut sangat banyak untuk di Lampung Timur juga Kota Metro dan pemasarannya ia tidak merasa kesulitan, karena telah banyak orang yang datang untuk mengambil.

Budidaya Jamur Tiram Tingkatkan Penghasilan Petani Lampung Timur 3
Puluhan ribu bibit baglog jamur tiram milik Supriyadi siap untuk dipasarkan. Foto: Yoeda – Sebatin.com

“Saat ini penjualan bibit banlog sudah sampai keluar kota seperti Bandarjaya, Kotabumi, Bangka, dan Palembang, ada juga pembeli yang datang langsung ke tempat saya,” ungkapnya.

Di tempat usahanya saat ini, untuk permintaan jamur siap panen sudah dapat di penuhi dan ia juga telah memberikan pelatihan-pelatihan pada masyarakat tentang budidaya jamur tiram sebagai sumber bahan penelitian dan konsultasi teknologi serta menjadi tempat tujuan agrowisata yang sering dikunjungi masyarakat dari berbagai daerah bahkan juga dari pihak pemerintah daerah Kabupaten Lampung Timur, pungkasnya. (Yoeda)

Tinggalkan Komentar Anda