Buruh Aqua Balam: Kami ke Sini Bukan Demo Kami Silaturahmi, Rindu dengan Pak Herman

460
Buruh Aqua Balam: Kami ke Sini Bukan Demo Kami Silaturahmi, Rindu dengan Pak Herman
Mediasi antara perwakilan SPDAG dengan Kasat Pol PP Cik Raden (seragam Pol PP) dan asisten 2 Pola Pardede (batik). Foto: Reza - Sebatin.com

Sebatin.com, Bandar Lampung – Masa Aksi yang tergabung dalam Serikat Pekerja Danone Aqua Group (SPDAG), meminta klarifikasi atas tutupnya perusahaan Aqua di Bandar Lampung, dan menuntut pemerintah Kota Bandar Lampung untuk membantu dalam penyelesaian karyawan yang terancam PHK.

Kamis siang (18 Mei 2017), sekitar 500 masa buruh Aqua mendatangi Kantor Wali Kota Bandar Lampung yang diterima oleh Asisten 2 Wali Kota Bandar Lampung, Kasat Pol PP dan Bagian Perizinan Kota.

Pola Pardede, Asisten 2 yang juga merangkap sebagai Plt. Kadis Tenaga Kerja ini, menyampaikan koreksi kepada buruh Aqua atas surat dan realisasi aksinya.

“Saya mengoreksi terkait surat yang masuk, memang ada, dengan hal audiensi 500 orang. Tapi Bapak sekalian datang dengan demo, jadi bukan audiensi. Ini saya koreksi, ini salah,” ungkap Pola Pardede.

Sekjend SPDAG, Adi Firmansyah menyampaikan maksud kedatangan mereka dan mengklarifikasi atas koreksi Asisten 2 Wali Kota Bandar Lampung ini.

“Kenapa pabrik kami yang telah berdiri selama 27 tahun di sini, yang telah memberikan banyak kontribusi untuk Lampung, mengapa ditutup oleh managemen? Karena alasan Perda No. 10  Tahun 2011 terkait pemukiman,” ungkapnya.

“Terus terang saja ini bukan demo, tapi kami ke sini adalah silaturahmi, keluarga besar kami ke sini karena rindu dengan Pak Herman sebagai bapaknya, karena mereka juga sejatinya adalah pemilih Pak Herman,” tambah Sekjen para buruh Aqua ini.

(Reza)

Tinggalkan Komentar Anda