Buruknya Kualitas Jalan, Jadi Salah Satu Rekomendasi DPRD Terhadap LKPJ Walikota Metro Akhir Tahun 2017

5
Buruknya-Kualitas-Jalan,-Jadi-Salah-Satu-Rekomendasi-DPRD-Terhadap-LKPJ-Walikota-Metro-Akhir-Tahun-2017-01
Ketua DPRD Metro Anna Morinda

Sebatin.com, Kota Metro – Ketua DPRD Kota Metro Anna Morinda mengaku akan merekomendasikan beberapa hal pada Pemerintah Kota (Pemkot) Metro atas LKPJ Wali Kota.

“Salah satunya terkait kualitas jalan yang dirasa kurang baik. Hal itu berdasarkan keluhan masyarakat di beberapa wilayah. Karena jalan yang baru dibangun atau diperbaiki mulai rusak. Kita juga usulkan pelebaran jalan dan drainase”, ujarnya, Selasa (24/4/2018).

Kemudian, terkait pembangunan MCC atau GSG Bumi Sai Wawai. DPRD telah memberikan dukungan, agar Kota Metro memiliki ikon. “Dan seharusnya sudah dimulai dari 2017 hingga 2001. Namun hingga saat ini belum terlaksana”, ungkap Anna Morinda.

“Kita follow up soal ini, karena banyak jadwal yang mundur. Kami memahami kendala pada proses pembangunan MCC hingga menyebabkan banyaknya waktu yang terbuang. Seperti pada proses land clearing. Makanya kita ingatkan terus”, imbuhnya.

Menurutnya, hal-hal tersebut dapat menjadi pelajaran eksekutif ke depan. Sehingga tidak terulang kembali. “Lengkapnya nanti oleh Pansus ya. Kita bukan bilang bahwa perencanaan tidak matang ya, tapi ini yang terus kita ingatkan”, terangnya.

Buruknya-Kualitas-Jalan,-Jadi-Salah-Satu-Rekomendasi-DPRD-Terhadap-LKPJ-Walikota-Metro-Akhir-Tahun-2017-02
Ketua Pansus DPRD Kota Metro, Zaenuri

Sementara Ketua Pansus LKPJ Wali Kota Zaenuri mengaku, pansus juga mendorong penyelesaian persoalan pasar di Kota Metro. Dimana selama ini kerap menjadi sorotan. Bahkan tidak terselesaikan atau terlalu lama untuk mencari solusi.

“Dan terkait persoalan PAD, baik pajak maupun retribusi, banyak potensi yang masih bisa digali. Mulai dari PBB hingga penambahan kantong-kantong parkir, dan juga rumah makan”, ungkapnya.

Sementara Pansus DPRD Kota Metro terkait LKPJ Wali Kota batal pleno. Sedianya, pleno dijadwalkan, Selasa (24/4/2018). Akibatnya, paripurna pembacaan rekomendasi pun diundur.

Ketua Pansus LKPJ LKPJ Wali Kota Zaenuri mengatakan, pihaknya telah menyampaikan hasil pansus kepada anggota DPRD. Namun, ada beberapa catatan dari fraksi-fraksi terkait rekomendasi. Sehingga pleno pun akhirnya ditunda.

“Jadi bukan tidak disetujui ya. Enggak ada masalah. Cuma tadj banyak usulan fraksi yang belum masuk, itu kenapa belum pleno. Jadi masih kita bahas lagi. Ya kemungkinan dua hari ke depan lah sudah selesai”, tutupnya.

(Adv)

Tinggalkan Komentar Anda