CPU Eskavator TPAS Karangrejo di Curi, Akibatnya Sampah Numpuk Tak Terkelola

152
CPU Eskavator TPAS Karangrejo di Curi, Akibatnya Sampah Numpuk Tak Terkelola
Kepala UPTD TPAS Karangrejo, Supriyanto, saat menunjukkan tempat Monitor dan CPU yang di curi, Jumat (01/3/19). Foto : Ade

Sebatin.com, Kota Metro – Aktivitas pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Karangrejo, Metro Utara sementara harus berhenti. Pasalnya beberapa alat berupa Monitor dan CPU yang terdapat dalam unit Eskavator TPAS lenyap digondol oleh pencuri, dan mengakibatkan alat berat tersebut tidak dapat berfungsi.

Kepala UPTD TPAS Karangrejo, Supriyanto, mengatakan, aksi pencurian alat eskavator tersebut baru disadari oleh jajarannya pada saat ingin mengoperasikannya, yaitu pada Jumat (28/2) pagi. Diperkirakan aksi pencurian terjadi pada kamis malam.

“Kalau nilai itu lumayan mahal. Sekitar 150 juta an barunya. Dan kita perkirakan sudah ahli ya. Karena semua dibuka satu persatu. Jadi pasti profesional, karena sangat paham. Ada petugas jaga, tapi kan di dalam kantor,” tukasnya.

Namun demikian, kerugian bukan hanya berdampak secara materi. Karena petugas TPAS tidak bisa mengelola sampah. Akibatnya tumpukan sampah semakin banyak. Dimana setiap hari TPAS Karangrejo menerima 200 kubik sampah.

“Ini belum kerja kita. Kalau laporan sudah. Ke pimpinan dan kepolisian tadi sudah cek. Cuma yang jadi masalah, sampah menumpuk ini. Karena tidak bisa kita apa-apakan. Ini saja sudah sampai depan pagar tumpukannya,” katanya lagi.

Ia mengaku, ada dua eskavator yang dimiliki TPAS Karangrejo. Namun keduanya tidak bisa beroperasi. Satu karena mesin dicuri, satu lagi dikarenakan sedang dalam masa perbaikan.

“Kalau solusinya, kita sudah sampaikan ke pimpinan, untuk sementara waktu ini akan menyewa dulu. Memang cukup mahal, karena per hari bisa sampai 3 juta rupiah. Karena hitungannya per jam,” imbuhnya. (Ade)

Tinggalkan Komentar Anda