Demi Percepatan Pengerjaan Proyek Irigasi di Desa Mekarsari, Pihak Ketiga Beserta Masyarakat Saling Bahu Membahu

51
Jaringan irigasi (pengairan) guna kepentingan pengairan ladang persawahan para petani di kabupaten Mesuji, tepatnya di Desa Mekarsari, Kecamatan Tanjung Raya.

Sebatin.com, Mesuji – Semangat para petani di Desa Mekarsari, Kecamatan Tanjung Raya semakin bergelora. Pasalnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mesuji sedang dalam proses membangunkan jaringan irigasi (pengairan) guna kepentingan pengairan ladang persawahan mereka.

Ditemui di lokasi, Najub salah satu petani di wilayah tersebut, sangat mengapresiasi pembangunan irigasi tersebut. Kini, dia merasa teguh sebagai petani. “Tentu Mas kami senang sekai, maklum kami sering mengalami kekeringan dan banjir, Mas”, ujarnya.

“Tadi-nya kami harus menjebol dan membendung kanal. Malah sampai menggunakan Alkon Mas untuk nyedot air. Semoga dengan pembangunan saluran irigasi ini akan berdampak baik bagi kehidupan kami para petani di Mesuji”, ujar Najub, dengan wajah sumringah, Sabtu (11/8/2018).

Pembangunan jaringan irigasi, rawa, dan jaringan pengairan ini dikerjakan oleh CV. Zefa Anugrah dengan anggaran pembangunan sebesar Rp 2.497.500.000, yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Di sana, ada sekitar 300 hektar persawahan milik warga setempat.

Demi-Percepatan-Pengerjaan-Proyek-Irigasi-di-Desa-Mekarsari,-Pihak-Ketiga-Beserta-Masyarakat-Saling-Bahu-Membahu-02
Proyek jaringan Irigasi milik CV. Zefa Anugerah yang menelan anggaran sebesar Rp 2.497.500.000, dari Dana Alokasi Khusus (DAK) di Desa Mekarsari, Kecamatan Tanjung Raya, mendapat apresiasi dari Dinas PUPR Mesuji, karena kecepatan dan kerapihan dalam pengerjaannya.

Tasuri, Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Mesuji menjelaskan, ada 7 wilayah irigasi sedang berlangsung pembangunannya.

Menurut dia, pembangunan di wilayah Desa Mekarsari yang tercepat dan rapi dibanding pengerjaan di tempat lainnya. “Ya di situ paling cepat dan rapi dibanding lainnya. Progresnya sudah 50%”, ungkapnya.

Ditafsir Tasuri, pekerjaan itu akan rampung di awal Bulan Oktober mendatang. “Kalau melihat kondisi dan situasinya, pekerjaan itu selesai di awal bulan Oktober. Mudah-mudahan ini bermanfaat untuk petani-petani kita”, harapnya.

Terlihat juga di lokasi, satu unit alat berat Exavator sedang beroperasi. Pihak pelaksana berencana mempercepat pekerjaan tersebut. Dalam waktu dekat, satu unit alat berat Exavator akan diterjunkan lagi.

“Satu unit exavator akan kami terjunkan lagi untuk mempercepat pembangunan. Saya yakin pembangunan ini akan cepat rampung, karena para petani juga ikut membantu kami bekerja loh”, tutur Leo Rismen, Dirut CV. Zefa Anugrah.

(RB)

Tinggalkan Komentar Anda