Dengan Dana Desa, Delly Sunthoni Sanjaya Bersama Warganya Pro Aktif Membangun Desa Pasar Sukadana

15
Dengan-Dana-Desa,-Delly-Sunthoni-Sanjaya-Bersama-Warganya-Pro-Aktif-Membangun-Desa-Pasar-Sukadana-01
Kepala Desa (Kades) Pasar Sukadana, Delly Sunthoni Sanjaya

Sebatin.com, Sukadana – Pembangunan desa menjadi salah satu prioritas dari program pemerintahan saat ini. Untuk mewujudkannya, sangat diperlukan adanya dukungan dari jajaran pemerintah desa yang merupakan pelaksana dari program tersebut.

Untuk itu, Kepala Desa (Kades) Pasar Sukadana, Delly Sunthoni Sanjaya bersama jajarannya terus berupaya dengan giat untuk merealisasikan percepatan pelaksanaan program pembangunan infrastruktur di desanya, yang dilakukan melalui anggaran Dana Desa (DD) tahun 2018. Dan tentunya merupakan pembangunan yang menjadi prioritas bagi masyarakat. “Anggaran Dana Desa di Desa Pasar Sukadana tahun ini (2018, red) nilai keseluruhannya mencapai Rp 876.853.000. Sebagian akan di gunakan untuk pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat”, jelasnya.

“Untuk jenis kegiatan, tentunya sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dan pembangunan yang sudah terealisasi diantaranya yaitu pembangunan saluran Drainase sepanjang 1.033 meter, di Dusun Sidomulyo dan Dusun Pringgodani 2, kemudian pembangunan gorong-gorong plat, sebanyak 1 unit, di dusun Sidodadi, kemudian pembangunan Sumur Bor 1 unit di Dusun Magetan, Gedung PAUD 1 unit di Dusun 5 Sidodadi, Jambanesasi 60 unit, tersebar di 14 Dusun yang ada di Desa Pasar Sukadana. Lalu jalan Telford di Dusun Sidomulyo, dan TPT di Dusun Sidomulyo dan Magetan”, papar Delly Sunthoni Sanjaya.

Dengan-Dana-Desa,-Delly-Sunthoni-Sanjaya-Bersama-Warganya-Pro-Aktif-Membangun-Desa-Pasar-Sukadana-02
Bangunan PAUD Ceria di Dusun 5 Sidodadi, yang di realisasikan melalui anggaran DD TA 2018.

Dalam pelaksanaannya, lanjut Delly Sunthoni Sanjaya, mutu dan kualitas pembangunan menjadi hal yang utama. “Mudah-mudahan apa yang kita lakukan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Seperti pembangunan PAUD Ceria, masyarakat menyambutnya dengan sangat antusias”, terangnya.

“Dulu gedung PAUD tersebut lokal nya kecil dan sempit, pokok nya tidak masuk standarisasi dan tidak nyaman bagi anak didik serta para dewan guru yang mengajar di sana. Dan masyarakat Dusun Sidomulyo dan Magetan juga merasa sangat senang, atas adanya pembangunan sumur bor, karena didusun tersebut, di musim kemarau sering tertimpa kekeringan dan kekurangan stok air bersih”, pungkas Delly Sunthoni Sanjaya. (Tarmizi)

Tinggalkan Komentar Anda