Dilecehkan, Usai Upload Foto Berpakaian Adat Lampung Saibatin, Calon Anggota DPD RI Pidanakan Pemilik Akun WA

82
Dilecehkan,-Usai-Upload-Foto-Berpakaian-Adat-Lampung-Saibatin,-Calon-Anggota-DPD-RI-Pidanakan-Pemilik-Akun-WA
Musannif Effendi Yusnida, SH., MH., selaku pengacara Amir Faizal Sanzaya.

Sebatin.com, Bandar Lampung – Musannif Effendi Yusnida, SH., MH., selaku pengacara Amir Faizal Sanzaya, akan mempidanakan akun Whatsapp (WA) atas nama Seno Aji, terkait tindakan tidak menyenangkan atas dugaan pelecehan terhadap pakaian adat Lampung Marga Saibatin, Senin (09/07/2018).

Dijelaskan oleh Musannif Effendi, secara kronologis, kejadian berawal dari adanya sebuah percakapan di salah satu group WA bernama “Ini Lampung”. “Beliu (red, Amir Faizal Sanzaya) mengupload foto dirinya sedang menggunakan pakaian adat Lampung dari Marga Saibatin, di group WA itu. Tepatnya hari Senin (09/7/2018), kurang lebih pada pukul 14.26 WIB. Lalu, semenit kemudian, pada 14.27, akun WA atas nama Seno Aji memberikan komentar yang dirasa lebih mengarah kepada sebuah pelecehan terhadap pakaian adat tersebut”, terangnya.

“Mirip jin pencabut nyawa, begitu tulisan Seno Aji, mengkomentari foto Amir Faizal Sanjaya dalam group WA dengan nama Ini Lampung”, ujar Musannif Effendi.

Menurutnya, tindakan pemilik akun WA atas nama Seno Aji tersebut, cukup melukai perasaan masyarakat Lampung, terutama Marga Saibatin. “Pakaian tersebut merupakan salah satu budaya turun temurun, dan juga menjadi suatu kebanggaan ketika memakainya”, jelasnya.

“Secepatnya, kita berencana akan melaporkan secara resmi atas tindakan pemilik akun WA atas nama Seno Aji tersebut ke Polda Lampung. Bukti-bukti pelecehan telah di screnshoot”, tegas Fendi sapaan akrab Musannif Effendi selaku pengacara Amir Faizal Sanzaya, yang juga sebagai salah satu calon anggota DPD RI tersebut.

“Ada dua saksi yang telah dipersiapkan untuk melaporkan tindakan tidak menyenangkan tersebut, ke Direktorat Tindak Pidana Siber, atas dugaan melanggar Pasal 310 KUHP, 207 KUHP, dan Pasal 28 ayat 2 UU ITE. Akan kita pidanakan”, pungkasnya.

(Zie)

Tinggalkan Komentar Anda