Dinas Lingkungan Hidup Kota Metro Berbicara Rencana Pengelolaan Sampah

60
Salah satu timbunan sampah di tempat pembuangan yang berada di Kota Metro. Foto : Aya - Sebatin.com

Sebatin.com, Kota Metro – Dinas Lingkungan Hidup (DLH), melalui Kabid Kebersihan dan Pengelolaan Sampah, Dedy Alfian. SH., MH, berbicara tentang dan sampah, Selasa (23/1/2018).

Dedy menuturkan, Seiring dengan pertumbuhan penduduk dan tingginya aktifitas masyarakat Kota Metro, tentunya sangat berpengaruh terhadap peningkatan volume dan komposisi sampah yang ada. Hal itu pastinya juga akan berdampak pada pencemaran lingkungan, penularan penyakit, dan kerugian ekonomi.

Oleh sebab itu, Dedy mengatakan, persoalan tersebut seharusnya menjadi beban bersama, dan tidak hanya dibebankan kepada DLH.

“Permasalahan sampah adalah masalah bersama, hingga penanganan tidak mungkin dibebankan hanya kepada Dinas Lingkungan Hidup. Dalam hal ini, bidang pengelolaan sampah untuk menyelesaikannya, dibutuhkan kerjasama baik lintas program dan lintas sektor serta partisipasi masyarakat dalam mengatasi permasalahan di kota Metro,” ujar Dedi.

Kabid Kebersihan dan Pengelolaan Sampah, Dinas Lingkungan Hidup, Dedy Alfian. SH., MH. Foto : Red

Keluhan masyarakat selama ini, lanjut Dedy, memang membuat DLH memperbaiki dan meningkatkan layanan terkait persoalan sampah yang ada di Kota Metro. Di tahun 2018 ini, katanya, penambahan sarana pengangkutan sampah menjadi jawaban atas keluhan masyarakat tersebut.

Mengingat tahun 2018 ini akan ada penambahan sarana pengangkutan sampah, lanjut Dedi, akan ada penambahan daerah pelayanan persampahan, terutama untuk daerah yang belum tersentuh, yaitu, daerah Kecamatan Metro Barat, Kecamatan Metro Selatan , dan Kecamatan Metro Utara.

Melalui Bidang Pengelolaan Sampah, DLH akan ada rencana penanganan sampah pada tahun 2018 sesuai dengan peraturan Presiden No 97 tahun 2017 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sejenis.

“Target sampah yang di angkut pada tahun 2017 adalah 70%, dan baru mencapai 64%. Tahun 2018 menjadi awal perbaikan bagi seluruh komponen yang terlibat,” tutur Dedi.

Upaya pengurangan sampah yang dilakukan melalui upaya pembatasan timbulan sampah, daur ulang dan pemanfaatan sampah dengan cara penyediaan fasilitas bank sampah di tiap Kelurahan di Kota metro.

Reporter : Aya
Editor     : Addarori Ibnu Wardi

Tinggalkan Komentar Anda