Diperlakukan Berbeda, Peserta Tes Calon Anggota Bawaslu Lampung Gugat Tim Seleksi ke PTUN Bandar Lampung

228
Diperlakukan Berbeda, Peserta Tes Calon Anggota Bawaslu Lampung Gugat Tim Seleksi ke PTUN Bandar Lampung
Surat pengajuan gugatan yang di tujukan kepada Tim Seleksi Bawaslu Lampung

Sebatin.com, Bandar Lampung – Tim Seleksi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Lampung di gugat, karena dinilai tidak adil dan setara dalam memperlakukan peserta tes calon anggota Bawaslu Lampung. Gugatan tersebut dilayangkan oleh penggugat ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandar Lampung, Kamis (31/08/2017).

Tim Kuasa Hukum Esti Nur Fatonah sebagai penggugat dikuasakan kepada Penasehat Hukum Riwanto Hutagalung dan Adi Brata, yang sangat merasa terpanggil guna mengawal perkara tersebut.

“Kami mewakili klien kami mengajukan gugatan TUN (Tata usaha negara) atas Tim Seleksi Bawaslu Provinsi Lampung. Klien kami keberatan dengan perlakuan Ketua Tim Seleksi yang dirasa tidak adil dan setara dalam memperlakukan calon,” jelas Riwanto.

Senada dengan Riwanto, Adi Brata juga mengaku merasa terpanggil untuk mendampingi kasus ini, karena sebagai anak bangsa dirinya harus turut serta ikut bertanggungjawab atas terlaksananya Pemilu dan Pilkada yang berintegritas. Pemilu yang berintegritas itu menurut Riwanto harus dimulai dari proses rekrutmen penyelenggara Pemilu yang bebas KKN.

“Kita bersama-sama wajib untuk mengawal kasus ini karena rekrutmen penyelenggara Pemilu yang bersih adalah tanggung jawab kita semua. Bagaimana Pemilu mau bersih, jika proses seleksi penyelenggaranya diskriminatif, gak bersih”, terangnya.

Sementara itu Esti Nur Fatonah, menjelaskan bahwa dirinya telah menyampaikan seluruh informasi dan kronologis perkara ini kepada Tim Kuasa Hukumnya. Dirinya merasa dirugikan, dengan perbuatan Rudy Lukman selaku Ketua Tim Seleksi Bawaslu Provinsi Lampung yang secara terang-terangan bertindak diskriminatif memberikan perlakuan berbeda kepada peserta tes yang berasal dari salah satu Ormas (belum mau menjelaskan nama ormas) yang sama dengan dirinya.

“Saya merasa diperlakukan tidak sama oleh Rudy Lukman selaku Ketua Tim Seleksi. Bukti ketidaknetralan Rudy itu, pada saatnya akan dibuka oleh Tim Kuasa Hukum saya di dalam persidangan. Untuk lebih jelasnya, silakan konfirmasi dengan Tim Kuasa Hukum”, paparnya.

Gugatan terhadap Tim Seleksi Bawaslu Lampung ini diregister dalam perkara nomor 23 di PTUN Bandar Lampung. Kisruh mengenai proses rekrutmen calon anggota Bawaslu Lampung ini akhirnya sampai ke meja hijau.

(S05)

Tinggalkan Komentar Anda