Disdukcapil Lamtim Siap Turun Ke Desa-Desa, Bantu Masyarakat Buatan E-KTP

15
Disdukcapil-Lamtim-Siap-Turun-Ke-Desa-Desa,-Bantu-Masyarakat-Buatan-E-KTP-01
Petugas Disdukcapil Lamtim saat menerapkan sistem jemput bola, dalam rangka percepatan pembuatan E-KTP di Desa Way Areng, Kecamatan Mataram Baru, Rabu (23/05/2018).

Sebatin.com, Mataram Baru – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Lampung Timur terus berusaha berbenah dalam hal pelayanan, salah satunya yaitu dengan penerapan sistem jemput bola, yaitu menurunkan secara langsung petugas Disdukcapil yang dibantu operator kecamatan ke desa-desa disetiap kecamatan yang ada di Kabupaten Lampung Timur guna mempercepat penuntasan pembuatan E-KTP, yang sampai saat ini masih tersendat. Salah satu dilaksanakan di Desa Way Areng, Kecamatan Mataram Baru, Rabu (23/05/2018).

Kepala Desa Way Areng, Mulyadi menjelaskan kepada Sebatin.com, sebelum para petugas Disdukcapil menerapkan sistem jemput bola ke wilayahnya, sebanyak 200-an orang warga nya belum melaksanakan proses pembuatan E-KTP. “Dengan program jemput bola ini, alhamdulillah dalam sehari ada 150 orang warga sudah selesai melakukan proses rekam, sisanya tinggal besok”, jelasnya.

Disdukcapil-Lamtim-Siap-Turun-Ke-Desa-Desa,-Bantu-Masyarakat-Buatan-E-KTP-03
Kabid Pencatatan Sipil Pemkab Lamtim, Indra Gandi.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pencatatan Sipil Pemkab Lamtim, Indra Gandi, kepada Sebatin.com menjelaskan, pelaksanaan program pencetakan E-KTP ke desa-desa sudah dilakukan sejak tahun 2017. “Namun kendalanya tidak di setiap desa ada jaringan internet”, ungkapnya.

“Disdukcapil tidak mungkin mendatangi desa yang tidak memiliki jaringan internet, karena perekaman dan pembuatan E-KTP dilaksanakan secara online. Dan yang kamii lakukan sampai saat ini, diantaranya meminta kepada para Kepala Desa (Kades) yang akan kita datangi untuk mengarahkan warganya ke desa terdekat, tentunya yang terkoneksi dengan jaringan Internet”, ujarnya.

Indra Gandi juga menegaskan, terkait pembuatan E-KTP dan administrasi kependudukan lainnya, seperti Kartu Keluarga dan Akta Kelahiran, tidak membebankan biaya kepada warga. “Gratis, tis, alias tidak dipungut biaya sama sekali”, pungkasnya.

(Adv)

Tinggalkan Komentar Anda