Disidak Tim DPM-PTSP, Perusahaan Penyedia Vaksin Ayam Tak Berani Keluar

572
Disidak Tim DPM-PTSP, Perusahaan Penyedia Vaksin Ayam Tak Berani Keluar 01
Tim dari DPM-PTSP Kota Metro melakukan kunjungan guna pengecekan perijinan usaha, di salah satu perusahaan penyedia vaksin ayam, di Jalan Tongkol Kelurahan Yosodadi Kecamatan Metro Timur, Rabu (25/01/2017). Foto : Hendra - Sebatin.com

Sebatin.com, Kota Metro – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) melakukan inspeksi mendadak (Sidak) pada salah satu perusahaan yang berada di Jalan Tongkol Kelurahan Yosodadi Kecamatan Metro Timur, Rabu (25/01/2017). Pasalnya, perusahaan yang kabarnya bergerak dalam bidang penyediaan vaksin ayam tersebut diduga tidak mengurus perizinan.

Sayang, ketika tim dari DPM-PTSP mengunjungi rumah yang digunakan sebagai kantor dan gudang tersebut, para pekerja dan pemilik usaha tersebut diduga bersembunyi untuk menghindari tim. Padahal, mobil yang sehari-hari digunakan untuk mengirim vaksin ayam dan sebuah sepeda motor salah satu pekerja ada dihalaman rumah.

Disidak Tim DPM-PTSP, Perusahaan Penyedia Vaksin Ayam Tak Berani Keluar 02
Kunjungan Tim DPM-PTSP Kota Metro terhadap salah satu perusahaan penyedia vaksin ayam di Yosodadi, Metro Timur tak mendapat sambutan. Foto : Hendra – Sebatin.com

Sekretaris DPM-PTSP Kota Metro Syachri Ramadhan menuturkan, pihaknya turun langsung kelapangan guna untuk memastikan perihal perizinan oprasional perusahaan tersebut. Karena, kata dia, sampai saat ini perusahaan tersebut memang belum terdaftar di DPMPTSP.

”Tim ini untuk memastikan apakah sudah mengurus izin atau belum. Apa mereka sudah mengurus perizianan di pusat atau tidak, kalau memang sudah mengurus di pusat tinggal masukin berkas disini saja. Tapi sampai saat ini tidak ada”, tuturnya via telpon selular, Rabu (25/01/2017).

Sementara, menurut warga sekitar, perusahaan itu sudah beroperasi di Kota Metro sejak 4 tahun lalu. Ia menjelaskan, berdasarkan penuturan dari salah satu pekerja, perusahaan itu mengontrak di rumah tersebut hingga lima tahun.

”Tidak tahu pemiliknya siapa mas. Yang saya tahu usaha ini sudah beroperasi sejak empat (4) tahun lalu. Katanya mengontrak disini mau lima (5) tahun, jadi tinggal satu (1) tahun lalu lagi disini”, tuturnya.

(Hendra)

Tinggalkan Komentar Anda