Disporapar Akan Tingkatkan Pengelolaan Kolam Renang 24 Tejosari, Metro Timur

266
Disporapar Akan Tingkatkan Pengelolaan Kolam Renang 24 Tejosari, Metro Timur
Kepala Disporapar Kota Metro, Yeri Ehwan, usai rapat koordinasi rencana pengelolaan aset daerah, di Aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Metro, Kamis (6/7/2017). Foto : Sebatin.com

Sebatin.com, Kota Metro – Selain akan berupaya dalam hal meningkatkan pengelolaan Kolam Renang 24 Tejosari, Metro Timur. Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Metro juga berjanji akan menjadikan kolam renang tersebut menjadi fasilitas umum yang memadai. Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Disporapar Kota Metro, Yeri Ehwan, usai rapat koordinasi rencana pengelolaan aset daerah, di Aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Metro, Kamis (6/7/2017).

“Pengelolaan ini nantinya akan ada dua opsi atau pilihan, akan di kelola oleh pemerintah atau di pihak ke tigakan. Belum final, secara bertahap masih akan dilakukan pembahasan dalam rapat selanjutnya, sabar ya”, ujarnya.

Lanjutnya, banyak hal yang musti di persiapkan, salah satunya teknis materi kupon karcis masuk kolam renang dan payung hukum berupa Peraturan Daerah (Perda). Dan dalam pengelolaan, jika di kelola oleh Pemerintah Kota (Pemkot) tentu akan memerlukan pendanaan yang cukup besar dan jika di kelola pihak ketiga akan di kedepankan dengan sistem tanam investasi.

“Kita ingin Kota Metro ini jadi lebih baik lagi dan memiliki sumber aset yang berpotensi dalam meningkatkan PAD. Untuk itu perlu ada kajian-kajian matang, termasuk harus dibikin produk hukum untuk mengaturnya”, jelasnya.

Ditambahkan olehnya, bahwa masih perlu pendalaman lebih lanjut dalam pembahasan dan pemberlakuan sistem tanam investasi dalam hal pengelolaan Kolam Renang 24 Tejosari, agar pihak ketiga tidak sekedar mencari keuntungan semata, tetapi juga mempunyai kewajiban untuk pembenahan, perawatan dan renovasi terhadap segala fasilitas serta keperluan yang ada di dalamnya.

“Jika dilaksanakan secara tanam investasi, tentu akan dihitung juga berapa besaran yang dikeluarkan oleh pihak investor, berapa untung dan berapa masuk untuk PAD, agar Pemkot dan pihak ketiga sama-sama dapat untung”, tutupnya.

(S02)

Tinggalkan Komentar Anda