Diterpa Badai Angin, Pohon Penghijauan di Jalan Irigasi Tumbang Tutup Badan Jalan

88
Diterpa Badai Angin, Pohon Penghijauan di Jalan Irigasi Tumbang Tutup Badan Jalan 01
Batang pohon tumbang di Jalan Irigasi, Metro Timur, Senin (18/11/19) sore.

Sebatin.com, Kota Metro – Awan mendung disertai hembusan angin yang cukup kuat, sempat membuat panik sebagian masyarakat diseputaran Jalan Inspeksi Irigasi, yang menghubungkan Kecamatan Metro Timur dan Metro Selatan. Pasalnya beberapa pohon besar yang ada disepanjang aliran irigasi itu tumbang ke jalanan, terhempas oleh kuatnya hembusan angin, pada Senin (18/11/19) sore.

Guna mengantisipasi kelancaran lalu lintas, masyarakat sekitar secara sigap bergotong royong mengevakuasi batang pohon yang menutupi hampir sepenuhnya badan jalan , dengan memotongnya menjadi beberapa bagian, dan dengan alat seadanya.

Diterpa Badai Angin, Pohon Penghijauan di Jalan Irigasi Tumbang Tutup Badan Jalan 02
Masyarakat sekitar bergotong royong mengevakuasi batang pohon yang tumbang menutupi badan jalan

Terkait permasalahan ini, masyarakat sekitar mengeluhkan, akan lambatnya perhatian Pemerintah Kota Metro dalam hal penanganan dan perawatan pohon-pohon yang ada di sepanjang saluran irigasi. “Kita sudah pernah ajukan surat ke Pemerintah Kota Metro, untuk dapat diadakannya pemangkasan dan penjarangan beberapa pohon yang sudah tinggi-tinggi dan kelihatan rapuh. Tapi nggak ada tanggapan”, jelas Eko, salah satu tokoh masyarakat sekitar.

“Kami sebenarnya siap membantu kinerja pemerintah dalam hal merawat dan meregenerasi pohon-pohon penghijauan itu, tapi permasalahan birokrasinya terlalu ribet. Salah-salah kita malah berurusan dengan hukum, hanya gara-gara peduli dengan lingkungan”, ujarnya.

Diterpa Badai Angin, Pohon Penghijauan di Jalan Irigasi Tumbang Tutup Badan Jalan 03
Pohon Tumbang hampir menutupi seluruhnya badan jalan

Dengan kejadian ini, dirinya sangat berharap Pemerintah Kota Metro melalui dinas terkait dapat lebih cepat dan tanggap lagi dalam hal mengantisipasi permasalahan ini. “Jangan sampe nunggu ada korban dulu baru pemerintah bergerak”, terangnya.

“Bukan berarti masyarakat itu anti penghijauan. Tapi tolong kondisi, fungsi dan usia pohon juga diperhatikan. Sehingga kita semua dapat merasakan keindahannya, manfaatnya dengan tetap merasa aman dan nyaman”, pungkas Eko. (ade)

Tinggalkan Komentar Anda