DPRD Kota Metro Gelar Rapat Paripurna RAPBD Tahun Anggaran 2017

473
DPRD Kota Metro Gelar Rapat Paripurna RAPBD Tahun Anggaran 2017
Rapat Paripurna RAPBD Tahun Anggaran 2017 di Gedung DPRD Kota Metro, Jumat (25/11/2016). Foto: Kominfo

Sebatin.com, Kota Metro, Lampung – Anggaran dan Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Metro pada Tahun Anggaran 2017 mengalami penurunan 1,19 persen. Penurunan terjadi pada lain-lain pendapatan daerah yang sah, yaitu pada dana penyesuaian dan Otonomi khusus sebesar 91,84 persen. Hal ini, terungkap saat Rapat Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Tahun 2017 DPRD Kota Metro, Jumat (25/11/2016).

Wali Kota Metro Achmad Pairin mengungkapkan, penurunan Anggaran dan Pendapatan Belanja Daerah diimbangi dengan peningkatan PAD sebesar 20,49 persen dan dana perimbangan sebesar 6,73 persen.

Secara komulatif, lanjut Pairin, rencana pendapatan APBD Murni Tahun Anggaran 2017 sebesar Rp. 814.354.761.409. Jumlah tersebut bersumber dari PAD sebesar Rp. 127.386.258.021, dana perimbangan sebesar Rp. 631.263.755.000 yang terdiri dari Bagi Hasil dan Bukan Pajak sebesar Rp. 27.398.008.000 Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp. 463.881.055.00.

”Dan juga dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp. 139.984.692.000, sementara lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah sebesar Rp. 55.704.748.387,” papar Pairin saat menyampaikan nota keuangan Rencana Peraturan Daerah Tentang APBD 2017 di Ruang Sidang DPRD, Jumat (25/11/2016).

Ia menerangkan, secara umum Belanja Daerah mengalami penurunan sebesar 4,88 persen yang bersumber dari pos Belanja Pegawai akibat pelimpahan wewenang urusan sekolah menengah kepada Pemerintah Provinsi. Dengan memperhatikan kondisi sosial dan perekonomian daerah, maka pada APBD tahun anggaran 2017, Pemkot Metro akan mengalokasikan anggaran belanja sebesar Rp. 829.497.657.135. Alokasi belanja tersebut terdiri dari belanja tidak langsung sebesar Rp. 379.880.247.934 dan belanja langsung sebesar Rp. 449.617.409.201

”Sedangkan pada sisi penerimaan pembiayaan dengan alokasi anggaran yang berasal dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) tahun sebelumnya sebesar Rp. 16.642.895.727. Sementara itu alokasi pengeluaran pembiayaan dalam APBD tahun anggaran 2017 yang direncanakan secara kumulatif sebesar Rp. 1.500.00.000 yang merupakan penyertaan modal (investasi) pemerintah daerah pada Bank Lampung. Maka Pembiayaan Netto dalam APBD Murni Tahun anggaran 2017 sebesar Rp. 15.142.895.727 yang diharapkan dapat menutupi defisit anggaran,” terangnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, Rapat Paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Metro Anna Morinda tersebut juga dihadiri oleh para Wakil dan segenap Anggota DPRD Kota Metro, Sekda Kota Metro Ishak, Asisten Wali Kota, Forkopimda, Kepala Dinas, Camat, dan Lurah se-Kota Metro. (Hendra)

Tinggalkan Komentar Anda