DPRD Kota Metro Minta Dinas Terkait Hidupkan Nuwo Intan

368
DPRD Kota Metro Minta Dinas Terkait Hidupkan Nuwo Intan
Sentral Makanan Siap Saji Nuwo Intan Kota Metro. Foto: Hendra - Sebatin.com

Sebatin.com, Kota Metro – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro meminta dinas terkait untuk menghidupkan Nuwo Intan sebagaimana tujuan awal dibangun. Pasalnya, keberadaan Nuwo Intan yang digadang-gadang menjadi pusat oleh-oleh di Kota Metro masih belum maksimal.

Seperti diungkapkan Wakil Ketua I DPRD Kota Metro Fahmi Anwar. Ia menilai tujuan dibangunnya Nuwo Intan masih belum maksimal malah ada wacana alih fungsi Nuwo Intan menjadi lahan parkir.

”Tujuan dibangun Nuwo Intan itu untuk pusat makanan siap saji dan oleh-oleh. Kok saya dengar sudah ada rencana mau dijadikan tempat parkir oleh eksekutif. Maksud awal didirikan Nuwo Intan saja belum tercapai, sudah mau dirubah fungsi lagi. Saya pribadi tidak setuju,” tegas Wakil Ketua DPRD Kota Metro Fahmi Anwar di ruang kerjanya, Rabu (4/1/2017).

Menurutnya, merubah fungsi Nuwo Intan menjadi lahan parkir tidak akan menjadi solusi untuk mengatasi banyaknya parkir liar yang saat ini makin menjamur. Terlebih, dengan struktur bangunan Nuwo Intan yang tidak cukup luas untuk menampung kendaraan karena sebagian lahan telah dibangun gedung bagi pusat oleh-oleh.

”Tempat itukan disiapkan untuk para pedagang makanan. Nah, sekarang kita lihat masih banyak kan pedagang yang berjualan di trotoar atau menggunakan badan jalan. Kenapa tidak didata kemudian diajak untuk berjualan di sana. Tujuan awal belum tercapai, sudah ingin beralih fungsi. Artinya percuma anggaran yang sudah dikeluarkan untuk membangun Nuwo Intan itu,” katanya.

DPRD Kota Metro Minta Dinas Terkait Hidupkan Nuwo Intan
Kondisi saat ini Sentral Makanan Siap Saji Nuwo Intan Kota Metro. Foto: Hendra – Sebatin.com

Terpisah, pelaksana tugas (Plt) Dinas Perdagangan Khaidarmasyah mempersilahkan Nuwo Intan digunakan sebagai lahan parkir bagi masyarakat yang tengah berkunjung di Kota Metro selagi Nuwo Intan masih belum difungsikan sebagaimana mestinya.

Pihaknya juga, akan berkordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk membahas alih fungsi sementara Nuwo Intan menjadi lahan parkir.

”Khawatirnnya kalau tidak dikordinasikan dengan Dishub, Nuwo Intan nanti dijadikan parkir ilegal. Sementara belum dipakai, saya rasa tidak masalah kalau dijadikan tempat parkir,” kata dia.

Ia menjelaskan, Nuwo Intan awalnya diperuntukkan bagi pedagang yang ada di Jalan Seminung. Namun ada beberapa alasan yang menjadi kendala sehingga belum maksimal.

“Sebenaranya untuk makanan siap saji diperuntungkan untuk pedagang Jalan Seminung, tetapi belum ada kata sepakat. Nanti akan dicarikan pedagang yang masih berjualan di trotoar, bila untuk sekarang ini masih dilakukan pengecekan mana pedagang yang akan masuk ke tempat itu,” tuntasnya.

(Hendra)

Tinggalkan Komentar Anda