DPRD Lampung Dapil III Dorong Pelebaran Jalan Pattimura

375
DPRD Lampung Dapil III Dorong Pelebaran Jalan Pattimura
Anggota DPRD Provinsi Lampung didampingi Dinas PU dan Tata Ruang meninjau Jalan Pattimura yang direncanakan akan dilebarkan dan diberi median jalan, Kamis (16/03/2017). Foto: Hendra - Sebatin.com

Sebatin.com, Kota Metro – Jalan Pattimura direncanakan akan dilakukan pelebaran dan diberikan median jalan. Pasalnya, meskipun sudah lebar namun ketika akan dibuat dua jalur akan sempit. Belum lagi, kondisi jalan yang lebar dan tracknya yang lurus dan bagus sering kali menyebabkan kecelakaan.

Hal ini dikatakan Watoni Nurdin, anggota Komisi IV DPRD Lampung saat meninjau Jalan Pattimura, Kamis (16/8/2017). Pihaknya, akan berusaha agar pelebaran dan pembuatan median di Jalan Pattimura tersebut bisa dilakukan melalui APBD Perubahan 2017 ini. Namun, jika belum bisa akan diprioritaskan menggunakan APBD Provinsi Lampung tahun 2018.

”Sebenarnya kemarin kalau untuk proses pembangunan drainasenya sudah disepakati tahun 2015, tetapi karena ada permintaan dari Kota Metro untuk pelebaran jalan maupun median akhirnya ditunda. Kita berusaha di APBD Perubahan 2017 ini, kalau tidak di APBD Murni tahun 2018,” katanya.

Ia menjelaskan, Jalan Pattimura yang akan dilakukan pelebaran dan dibuat median sepanjang 3 KM dengan estimasi anggaran diperkirakan Rp. 7 milliar.

”Kurang lebih 3 Km. Titik awal dari lampu merah Hadimulyo Barat sampai jembatan. Dan 3 Km termasuk drainase yang belum tergarap, sekitar 800 Meter yang belum tergarap,” jelasnya.

Sebelumnya, lanjutnya, DPRD Provinsi Lampung Dapil III (Pringsewu, Pesawaran, dan Kota Metro) mendapat aspirasi dari masyarakat di sekitar Jalan Pattimura ini terkait dengan pembangunan drainase yang belum dilakukan sekitar 800 Meter.

Tetapi kemudian ada usulan dari Dinas PU dan Tata Ruang Kota Metro untuk diberikan median jalan sekaligus pelebaran dan pengerasan. Pasalnya, dengan dilakukan pelebaran dan diberikan median jalan, Jalan Pattimura akan menjadi lebih ideal dan strategis dengan drainase juga yang diperbaiki.

”Nah ini kita tinjau kembali berkaitan dengan usulan dari Dinas PU agar ada pelebaran dengan pengerasan ditambah dengan membuat median jalan di Jalan Pattimura. Sehingga, ini akan menjadi satu kesatuan yang menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi. Nah kalau itu sudah terjadi, mudah-mudahan kecelakaan yang sering terjadi di sini Insya Allah tidak terjadi lagi,” paparnya.

Sementara, Kabid Bina Marga pada Dinas PU dan Tata Ruang Sardi menjelaskan, ada lima ruas jalan dan dua jembatan yang diusulkan untuk diperbaiki. Diantaranya, Jalan Pattimura, Jalan Soekarno Hatta, Jalan Budi Utomo, Jalan Veteran, kemudian Jembatan STKIP PGRI dan Jembatan Pelita.

”Nah untuk ruas Jalan Pattimura, kita minta karena kalau dibuat dua jalur akan terlalu sempit kami mohon kepada provinsi untuk dilebarkan paling tidak itu minimal satu meter kanan dan kiri. Artinya itu sudah memenuhi syarat untuk dua jalur. Kita memanfaatkan yang ada ini, inikan ada sisa sekitar 1 meter ya ini masih bisa digali nah kemudian nanti dipadatkan kemudian dibikin pengerasan. Yang sebelah sana juga seperti itu tidak akan ada pembebasan lahan lagi,” jelasnya.

Ia menambahkan, Dinas PU dan Tata Ruang akan berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga Provinsi Lampung. Pasalnya, DPRD Provinsi Lampung Dapil III hanya mengakomodir pelebaran Jalan Pattimura saja.

”Nah kita akan koordinasi dengan Pemprov. Jadi beliau mendorong untuk terealisasinya pembangunan ini. Kita juga berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga Provinsi. Awalnya kan anggaran itu dari Dinas Bina Marga, berhasil atau tidaknya kan didorong oleh provinsi,” tambahnya.

(Hendra)

Tinggalkan Komentar Anda