DPRD Metro : Dapil Metro Timur Fokus Pembenahan dan Pengembalian Fungsi Infrastruktur

3
Dapil-I-Metro-Timur-Fokus-Pembenahan-dan-Pengembalian-Fungsi-Infrastruktur-01
Wakil Ketua I DPRD Kota Metro, Fahmi Anwar saat memimpin Reses Anggota DPRD Metro Dapil Metro Timur Tahun 2018.

Sebatin.com, Kota Metro – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro Daerah Pemilihan (Dapil) Metro Timur, menggelar Reses di aula kecamatan setempat, Rabu (21/02/2018) malam. Hadir dalam Reses tersebut Wakil Ketua I, Fahmi Anwar, Ketua Komisi I, Basuki, dan Ketua Komisi III, Hendri Susanto.

Usai Reses, Basuki menjelaskan kepada media, ada beberapa usulan masyarakat yang harus menjadi perhatian. Salah satunya yaitu, keinginan masyarakat Metro Timur, yang berkeinginan untuk memperindah kawasan di seputaran Jalan Ki Hadjar Dewantara, agar lebih tercerminkan sebagai kawasan pendidikan.

“Soal Rumah Kos, kita sudah miliki Perda nya, jadi saya harapkan mereka mendata, dan para pemilik Rumah Kos juga harus mendata dan melaporkan penghuninya. Mereka juga harus bertanggung jawab masalah ketertiban dan keamanannya. Sudah ada Sat Pol PP yang sering melakukan razia, ya sudah, ditegak kan saja Perda nya”, terang Basuki.

Kemudian, soal mengembalikan fungsi trotoar, lanjut Basuki. Saat ini sudah terlalu marak masyarakat yang menggunakan trotoar untuk menaruh dagangan dan iklan-iklan banner dagangannya, menurutnya itu adalah tugas para penegak Perda.

Dapil-I-Metro-Timur-Fokus-Pembenahan-dan-Pengembalian-Fungsi-Infrastruktur-02
Ketua Komisi I DPRD Kota Metro, Basuki, usai Reses Anggota DPRD Metro Dapil Metro Timur Tahun 2018.

“Kami di DPRD sudah menghimbau dan terus mendorong para penegak Perda, untuk bisa mensikapi ini dengan tegas dan bijak, supaya trotoar tersebut dapat digunakan kembali kepada fungsinya aslinya”, ujar Basuki.

Ditambahkannya pula, terkait penyikapan jalur lalulintas di sepanjang Jalan Ki Hadjar Dewantara, yang menurutnya perlu mendapat perhatian lebih, untuk diberlakukannya penguraian arus lalulintas menjadi satu arah.

“Jalan ini sering macet, apalagi kalau masuk jam sibuk atau jam sekolah. Perlu di urai, nanti keluarnya di Jalan Terong. Ini masuk rencana strategis (Renstra), nanti perlu di perlebar lagi Jalan Ki Hadjar Dewantara ini, Drainase nya juga, Insyallah di tahun 2018 ini. Kemudian di depan lokasi Chamart itu, jalannya di buat lurus, karena kalau seperti yang saat ini, sangat berbahaya. Rencanannya dua atau tiga tahun kedepan”, ungkapnya.

(Adv)

Tinggalkan Komentar Anda