DPRD Metro Gelar Paripurna Raperda Perubahan APBD 2017

104
DPRD-Metro-Gelar-Paripurna-Raperda-Perubahan-APBD-2017
DPRTD Metro menggelar Rapat Paripurna tentang Pandangan Umum Fraksi -Fraksi DPRD Kota Metro atas Penyampaian Raperda Tentang Perubahan APBD 2017 & Jawaban Umum Walikota Metro Terhadap Pandangan Umum Fraksi-Fraksi, Senin (04/9/2017). Foto : Sebatin.com

Sebatin.com, Kota Metro – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro menggelar Rapat Paripurna pembahasan tentang Pandangan Umum Fraksi atas Raperda Perubahan APBD Tahun 2017, di aula DPRD setempat, Senin (04/09/2017).

Fraksi-fraksi meminta Pemkot Metro agar dapat mengeksopse rencana pembangunan gedung MCC kepada DPRD.

Sekretaris Fraksi Gerinda Aryanto, pihaknya belum mengetahui gambaran pembangunan seperti apa. Pemkot wajib mengekspose pembangunan MCC karena memakan dana APBD cukup besar.

“Juga libatkan tokoh adat dan masyarakat, agar tidak ada masalah di depan. Kita juga minta tetap mempertahankan rumah wedana yang ada di lokasi MCC”, ujarnya saat paripurna.

Sekretaris Fraksi PKS Zas Dianur Wahid menyampaikan, eksekutif belum pernah menyampaikan rencana pembangunan MCC secara keseluruhan kepada dewan. Pihaknya meminta agar ada ekspose MCC di DPRD.

Ketua Fraksi Kebangkitan Nasional Alizar menilai, sesuai Permendagri Nomor 31 Tahun 2016, tiap kegiatan yang menggunakan lebih dari satu tahun anggaran harus mendapat persetujuan DPRD.

“Itu artinya, berita acara MCC harus ada. Supaya tidak bertentangan dengan aturan. Karena kami sampai saat ini belum tahu seperti apa dan bagaimana rencana pembangunan tersebut”, jelasnya.

Sementara dari Fraksi PDIP, Ria Hartini mengingatkan agar pelaksanaan pembangunan MCC harus sesuai aturan perundang-undangan. Dan gedung eks Wedana tetap bertahan dan diperbaiki.

Lalu Fraksi Demokrat Larasati, meminta pembangunan MCC tidak menimbulkan masalah di kemudian hari, sehingga  wajib mengikuti peraturan yang ada dan diharapkan dapat melibatkan semua pihak.

Diwaktu yang sama, Walikota Metro Achmad Pairin juga mengungkapkan kepada Fraksi-fraksi yang menyoroti pembangunan Metro Convention Center (MCC) seperti dari Fraksi Gerindra, PKS, Kebangkitan Nasional, PDIP dan FAN yang meminta Pemerintah Kota Metro agar mengekspose rencana kepada DPRD,

Lanjutnya, bahwa rencana pembangunan gedung MCC, konsultan perencanaan telah melakukan ekspose kepada Eksekutif dan dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan ekspose kepada DPRD dan  Kejaksaan sebagai Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D). Mega proyek MCC ditaksir menelan APBD Metro senilai Rp 30 miliar, dan direncanakan berdiri diatas lahan seluas 6.200 meter persegi yang mampu menampung 4.000 orang, dan nota kesepakatan tengtang pelaksanaan dan penganggaran tahun jamak.

“Dalam ekspose rencana pembangunan MCC nanti akan dijelaskan perubahan dan peruntukan bangunan gedung termasuk besaran dana yang akan diperlukan juga waktu pengerjaannya,  serta nota kesepakatan tentang pelaksanaan dan penganggaran tahun jamak,” tutup Pairin.

(Adv)

Tinggalkan Komentar Anda