Dua Kata yang Sering Dilupakan Orang

249
Dua Kata yang Sering Dilupakan Orang
(Ilustrasi)

Sebatin.com“Apa yang keluar dari mulutmu mencerminkan dirimu!” demikian pepatah lama mengatakan.

Betul sekali. Kalau kita amati, banyak orang yang terpelajar tutur katanya amat sangat sopan dan halus. Berbeda dengan orang yang tidak terpelajar, tutur katanya tak jarang kasar bahkan kurang ajar. Oleh sebab itulah pendidikan amat sangat penting. Namun, bukan berarti seluruh orang terpelajar tutur katanya sopan dan halus. Begitu pula halnya dengan orang yang tak terpelajar tutur katanya kasar. Banyak juga orang yang terpelajar yang tutur katanya sopan ataupun sinis di setiap waktu. Sementara orang yang tak terpelajar justru tutur katanya sopan dan halus.

Lagi-lagi, semua kembali ke individu masing-masing. Kembali ke adat dan budaya masing-masing. Dan kembali ke prinsip dan pemahaman orang masing-masing.

Kata “maaf” dan “terima kasih” di zaman modern ini terasa semakin lama semakin langka. Hanya mereka yang mau merendahkan hati dan jiwanya “terpelajar” yang bisa menyebut dua kata tersebut di kondisi-kondisi tertentu. Banyak orang yang otaknya terpelajar, namun jiwanya tak terpelajar. Sementara banyak juga orang yang tak terpelajar namun jiwanya terpelajar.

Sepele namun jika dipraktikkan dengan menyebutnya, orang-orang akan tahu siapa kita. Dua kata ini adalah salah satu indikator penentu di tingkat mana kesosialan seseorang.

Mengucapkan maaf ataupun terima kasih tak membuat kita menjadi rugi. Tak membuat kita menjadi kehilangan sesuatu pun. Tak perlu malu untuk mengatakan dua kata tersebut. Justru kita akan dipandang sebagai orang yang baik budi pekertinya karena mengerti akan cara bersopan santun ataupun bertata krama. (Al Hadeed)

Tinggalkan Komentar Anda