Dua Pleton Sat Pol PP Dikerahkan Guna Penertiban PKL Tejo Agung

44
Dua-Pleton-Sat-Pol-PP-Dikerahkan-Guna-Penertiban-PKL-Tejo-Agung01
Saat anggota Sat Pol. PP Kota Metro sedang melakukan penertiban. Foto : Holik-sebatin.com

Sebatin.com, Kota Metro – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Metro, untuk kesekian kalinya melakukan penertiban pada pedagang kaki lima dan parkir yang berada dibadan jalan Belimbing Pasar Tejoagung Metro Timur dengan menurunkan dua pleton Sat. Pol. PP. Kota Metro.

Kepala Satpol PP Kota Metro, Imron Roni mengatakan bahwa penertiban ini dilakukan atas hasil rapat bersama Asisten II Pemkot Metro untuk menertibkan Pasar Tejoagung.

Dua-Pleton-Sat-Pol-PP-Dikerahkan-Guna-Penertiban-PKL-Tejo-Agung02
Kasat Pol PP Kota Metro, Imron Roni saat ditemui sebatin.com diruang kerjanya. Foto : Holik-sebatin.com

“Kita melakukan penertiban ini atas hasil rapat bersama Pak Prayetno ( Assisten II Pemkot Metro), untuk menertibkan PKL dan parkir yang menggunakan badan jalan di Pasar Tejoagung,” ujar Imron diruang kerjanya, Kamis, (25/01/18).

Lanjutnya, tujuan penertiban ini untuk mengfungsikan kembali jalan sebagai mana mestinya dan untuk memperlancar pengguna jalan tersebut. Bukan kita melerang mereka mencari rezeki, akan tetapi untuk mengfungsikan kembali jalan sebagai mana mestinya, agar tertib dan rapi tidak mengganggu pengguna jalan, katanya.

Ditemui dilokasi pasar Tejo Agung, Kepala Bidang Penertiban Umum Sat. Pol. PP Kota Metro, Jose Sarmento Paedade mengatakan bahwa hari ini telah menurunkan dua pleton personil dari Sat. Pol PP untuk penertiban PKL dan Parkir dibadan Jalan Belimbing Pasar Tejo Agung Metro Timur, dengan maksud untuk memberikan kenyamanan terhadap pelaku pasar termasuk lalulalangnya, ujar Jose.

Dua-Pleton-Sat-Pol-PP-Dikerahkan-Guna-Penertiban-PKL-Tejo-Agung03
Kepala Bidang Penertiban Umum Jose Sarmento Paedade saat usai adakan pendekatan secara persuasif terhadap PKL Tejo Agung. Foto : Holik-sebatin.com

Semua dilakukan dengan cara persuasif sesuai dengan surat edaran Mendagri yang tidak menghendaki adanya kekerasan dalam kegiatan penertiban, dan kami juga menampung keluhan PKL tentang adanya penarikan retribusi terhadap mereka yang berjualan disepanjang badan jalan Belimbing pasar Tejo Agung Metro Timur.

“Kita lakukan dengan cara persuasif sesuai dengan surat edaran Mendagri yang tidak menghendaki adanya kekerasan dalam kegiatan penertiban, dan kami juga menampung keluhan PKL,” ujar Jose Sarmento.

(Lik)
Editor : Husni Alholik

Tinggalkan Komentar Anda