Dukung Visi Kota Metro, Kesbangpol Gelar Sosialisasi dan Penyuluhan Pencegahan Perkembangan Praktek Prostitusi

9
Dukung-Visi-Kota-Metro,-Kesbangpol-Gelar-Sosialisasi-dan-Penyuluhan-Pencegahan-Perkembangan-Praktek-Prostitusi
Walikota MetroAchmad Pairin dalam acara Penyuluhan Pencegahan Perkembangan Praktek Prostitusi di Kota Metro, yang bertempat di LEC Kartika Kota Metro, Selasa (2/10/18).

Sebatin.com, Kota Metro – Pemerintah Kota (Pemkot) Metro melalui Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) melaksanakan kegiatan Penyuluhan Pencegahan Perkembangan Praktek Prostitusi di Kota Metro, yang bertempat di LEC Kartika Kota Metro, Selasa (2/10/18).

Hadir dan membuka kegiatan tersebut, Walikota Metro Achmad Pairin. Menurutnya kegiatan tersebut menjadi suatu hal yang penting dan menarik untuk dibahas dan disosialisasikan. “Saya apresiasi kegiatan ini, dan pada Kesbangpol sebagai pemrakarsanya”, ujarnya.

“Menjadi penting, karena rostitusi merupakan penyakit yang ada di lingkungan masyarakat. Untuk kedepannya, masukan saya, dalam kegiatan seperti ini, lebih baik jika juga turut menghadirkan narasumber dari Kementrian Agama. Harapannya dapat menyadarkan kita semua, atas perbuatan terhadap pencegahan prostitusi”, terang Achmad Pairin.

Walikota Metro juga berharap kepada seluruh peserta yang hadir dalam penyuluhan tersebut, untuk bersama-sama ikut berpartisipasi dalam hal mengurangi perkembangan prostitusi yang ada di Kota Metro. “Bertindak tegas lah kepada warga yang melanggar, guna mendukung visi Kota Metro. Visi ini tidak akan terwujud, jika angka prostitusiya tinggi”, pungkasnya.

Dukung-Visi-Kota-Metro,-Kesbangpol-Gelar-Sosialisasi-dan-Penyuluhan-Pencegahan-Perkembangan-Praktek-Prostitusi-00
Walikota Metro, Achmad Pairin.

Sebelumnya, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Kesbangpol Kota Metro, Nur Elman menerangkan, penyuluhan tersebut dilaksanakan guna untuk meningkatkan sinergi dan koordinasi antara perangkat pemerintah, elemen masyarakat dan pamong serta warga dalam rangka pengawasan dan pencegahan terhadap kegiatan praktek prostitusi di wilayahnya masing-masing. Dan memberikan wawasan informasi kepada peserta tentang bahaya praktek prostitusi terhadap keluarga masyarakat dan negara.

“Tujuannya para peserta dapat memahami, akan pentingnya upaya preventif terhadap kegiatan praktek prostitusi di Kota Metro. Harapannya, para peserta nantinya juga dapat ikut berperan aktif dalam upaya pencegahan perkembangan praktek prostitusi di Kota Metro, sehingga juga mampu melindungi keluarga dan masyarakat, dari bahaya yang ditimbulkan dari praktek tersebut”, ungkap Nur Elman.

Hadir dan menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut beberapa perwakilan dari beberapa instansi, diantaranya yaitu pihak Polres Kota Metro, Satpol PP Kota Metro, Dinas Kesehatan Kota Metro dan Kantor Kesbang dan Politik Kota Metro.

Dalam pelaksanaan kegiatan yang rencannya akan dilaksanakan selama 2 hari tersebut, juga melibatkan sebanyak 200 orang peserta, yang diantarannya mewakili Kasi Pemerintahan Kelurahan se-Kota Metro, para Ketua RW, Ketua RT, Tim Penggerak PKK Kelurahan, anggota FKPM, LPM, dan para pemilik Hotel, Rumah Kost serta Rumah Kontrakan yang beroperasi di Kota Metro. (*)

Tinggalkan Komentar Anda