Fraksi Nasdem Walk Out dari Paripurna, DPRD Metro Gelar Rapat Internal

13
Fraksi Nasdem Walk Out dari Paripurna, DPRD Metro Gelar Rapat Internal
Wakil Ketua II DPRD Kota Metro, Ahmad Kuseini

Sebatin.com, Kota Metro – Terkait Walk Out nya Fraksi Nasdem dari rapat Paripurna Tertutup DPRD Kota Metro tentang Pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) pada tanggal 23 Oktober 2019 kemarin. DPRD setempat akhirnya kembali menggelar rapat Internal, di Operation Room (OR), Kamis (24/10/19).

Dipimpin oleh Wakil Ketua II DPRD Metro, Ahmad Kuseini, rapat Internal yang diikuti oleh seluruh Fraksi DPRD Kota Metro akhirnya menemui titik temu. “Jadi kemarin itu cuma miss comunication aja. Miss nya itu di pemahaman aturan Tatib. Tapi intinya, setelah kita duduk bersama, sekarang kita sudah satu pemahaman”, ujar Ketua Fraksi Nasdem, Abdulhak, usai rapat Internal.

Kedepan, Fraksi Nasdem sangat berharap adanya sikap saling menghargai untuk tidak mengambil langkah seolah-olah cepat namun tidak membawa keselamatan. “Kalo menurut pandangan Nasdem kan kemaren itu belum sesuai Tatib, karena harus ada jeda. Tapi yang lain menganggap pertemuan itu sudah sesuai prosedur. Jadi untuk kebaikan semua, kita terima”, pungkasnya.

Ditempat yang berbeda, Wakil Ketua II DPRD Metro, Ahmad Kuseini juga membenarkan bahwa hambatan komunikasi menjadi permasalahan dari adanya sikap Fraksi Nasdem pada rapat Paripurna pada tanggal 23 Oktober kemarin. “Kita sudah duduk bareng dengan seluruh Fraksi DPRD Metro. Titik masalah kemarin itu karena kurang lancarnya komunikasi. Tapi sekarang kita sudah satu pemahaman dan siap untuk bersama-sama satu visi, satu tujuan. Kita ini satu badan yaitu DPRD siap untuk mengawal kemajuan Kota Metro”, ujarnya.

Ditambahkan juga oleh Ahmad Kuseini terkait hasil keputusan rapat Paripurna Tertutup pada tanggal 23 Oktober 2019 kemarin tetap berlanjut sesuai dengan keputusan akhir. “Keputusan nya tetap seperti Pleno pada 23 Oktober kemarin, tinggal Fraksi Nasdem menyesuaikan”, jelasnya.

“Ketua Komisi I Basuki dari PDIP, Ketua Komisi II Fahmi Anwar dari Demokrat. Dan Ketua Komisi III dari Golkar, tapi belum ada profil yang disepakati”, terang Husaini.

Kemudian, lanjut Ahmad Kuseini, komisi-komisi tersebut bertugas sebagai perpanjangan tangan DPRD Kota Metro dalam melakukan tugas pengawasan di dinas atau satuan kerja Pemerintah Kota setempat. “Alat kelengkapan dewan sudah terbentuk semua. DPRD sudah bisa bekerja kembali sesuai fungsinya”, tambahnya.

“Nanti kami koordinasikan untuk pengukuhan komisi-komisi DPRD ini untuk diparipurnakan”, pungkasnya. (Ade)

Tinggalkan Komentar Anda