Gandeng Kerjasama Bank Indonesia, Pemkab Pringsewu Kembangkan Cluster Cabai

231
Gandeng-Kerjasama-Bank-Indonesia,-Pemkab-Pringsewu-Kembangkan-Cluster-Cabai
Bupati Kabupaten Pringsewu, Sujadi dan Kepala BI Perwakilan Lampung, Arief Hartawan saat menandatangani Nota Kesepahaman dalam bidang pengembangan cluster cabai di Kabupaten pringsewu, di Aula Sekretariat Pemkab Pringsewu, Selasa (31/10/2017). Foto : Humas Pringsewu

Sebatin.com, Pringsewu – Pemerintah Kabupaten Pringsewu dan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Lampung melakukan kesepakatan kerjasama dalam bidang peningkatan kapasitas kelompok tani cabai. Peningkatan yang dilakukan diantaranya melalui pengembangan dan pemberdayaan dengan pendekatan cluster. Penandatangan Nota Kesepahaman tersebut di tandatangani langsung oleh Bupati Kabupaten Pringsewu, Sujadi dan Kepala BI Perwakilan Lampung, Arief Hartawan, di Aula Sekretariat Pemkab Pringsewu, Selasa (31/10/2017).

Hadir pula menyaksikan penandatanganan kerjasama tersebut Wakil Bupati Kabupaten Pringsewu Fauzi bersama Kadis Pertanian Provinsi Lampung dan jajaran Pemerintahan Kabupaten Pringsewu serta beberapa perwakilan Kelompok Tani Cabai Kabupaten Pringsewu.

Dalam sambutannya, Bupati Kabupaten Pringsewu, Sujadi menyampaikan, bahwa dengan ditandatanganinya naskah kerjasama tersebut, diharapkan dapat menjadi sebuah acuan bersama dalam upaya peningkatan komoditi cabai di Kabup[aten Pringsewu, dimana dengan sistem cluster, selain dapat mengendalikan harga, juga dapat semakin mendorong peningkatan kinerja UMKM yang tergabung dalam cluster, yang beroperasi dari hulu dan hilir.

“Pengembangan tanaman cabai ini juga tertuang dalam RPJMD 2017-2022, dimana untuk wilayah Kabupaten Pringsewu, luasannya mencapai 50 hektar, dan 2 hektarnya dengan peluang”, ungkapnya.

Kemudian Kepala BI Perwakilan Lampung, Arief Hartawan menjelaskan, bahwa dipilihnya Kabupaten Pringsewu sebagai mitra untuk bekerjasama dalam pengembangan cluster cabai, antara lain dikarenakan Kabupaten Pringsewu dinilai memenuhi kriteria yang diinginkan dari pihak Bank Indonesia, diantaranya memiliki potensi untuk dikembangkan, pihak pemerintah daerahnya yang welcom (menyambut baik), serta petaninya yang memiliki passion (semangat).

“Cluster yang dikembangkan BI ini tidak hanya di bidang pertanian atau bahan pangan saja, tetapi disesuaikan dengan potensi dan ke-khasan yang dimiliki, seperti di Lampung Tengah untuk bawang merah, di Lampung Selatan untuk pengembangan ternak sapi, di Tanggamus untuk pengembangan kambing, dan di Pesawaran untuk pengembangan kain rapid”, terangnya.

Usai penandatanganan Nota Kesepahaman acara dilanjutkan dengan menggelar Focus Group Discussion (FGD) yang mengangkat tema tentang program pengembangan cluster tanaman cabai di Kabupaten Pringsewu.

(rls/red)
Editor : Embun

Tinggalkan Komentar Anda