Gelar Pelatihan Kepemimpinan dan Manajemen Organisasi, Warek III IAIN Metro Ingin Pemimpin Ormawa Yang Tangguh

13
Gelar Pelatihan Kepemimpinan dan Manajemen Organisasi, Warek III IAIN Metro Ingin Pemimpin Ormawa Yang Tangguh 01
Pelatihan Kepemimpinan dan Manajemen Organisasi Mahasiswa (PKM0M) IAIN Metro, yang dilaksanakan di Kampus 1 Metro, Kamis (28/2/19) lalu. Foto : RB

Sebatin.com, Kota Metro – Disaat paham Intoleransi dan Radikalisme semakin berkembang, seorang Pemimpin Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), harus dapat menjadi lokomotif moderasi beragama di kalangan mahasiswa.

Hal tersebut merupakan sebuah harapan, yang disampaikan Kasi Kemahasiswaan Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Ditjen Pendidikan Islam, Kementerian Agama, Ruchman Basori, saat menjadi instruktur Pelatihan Kepemimpinan dan Manajemen Organisasi Mahasiswa (PKM0M) IAIN Metro, yang dilaksanakan di Kampus 1 Metro, Kamis (28/2/19) lalu.

“Riset 39 persen mahasiswa terpapar radikalisme menjadi alarm penting bagi civitas akademika perguruan tinggi termasuk para pengurus organisasi”, tandas Ruchman.

Aktivis Mahasiswa 98 ini, mengajak mahasiswa, untuk menjadikan radikalisme dan terorisme sebagai musuh bersama (common enemy) gerakan mahasiswa. “Di samping korupsi, radikalisme dan terorisme menjadi concern bersama mahasiswa agar bangsa tetap damai dan moderat”, katanya.

Alumni IAIN Walisongo ini mensinyalir, kelompok intoleran dan radikal yang mengusung idiologi khilafah dan anti NKRI, ingin masuk dalam berbagai organisasi kemahasiswaan untuk menanamkan pahamnya.

Namun Ruchman Basori percaya dan optimis organisasi kemahasiswa dilingkungan PTKIN berpotensi menjadi pemimpin gagasan dan gerakan moderasi beragama. “Saya yakin paham intoleransi dan radikal akan sulit masuk di PTKI, karena bekal agama terbuka dan mengambil rujukan dari berbagai sumber yang otoritatif”, ujarnya.

Gelar Pelatihan Kepemimpinan dan Manajemen Organisasi, Warek III IAIN Metro Ingin Pemimpin Ormawa Yang Tangguh 02
(dua dari kiri) Wakil Rektor III IAIN Metro, Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Ida Umami. Foto : RB

Di tempat yang sama, Wakil Rektor III IAIN Metro, Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Ida Umami, berharap Pelatihan Kepemimpinan dan Manajemen Organisasi Mahasiswa (PKM0M) akan mencetak pemimpin Ormawa yang tangguh dan memahami dengan baik manajemen organisasi.

Menurutnya, salah satu output pelatihan ini adalah para mahasiswa semakin terampil untuk merancang program dan kegiatan serta menganggarkannya dengan baik. “Nanti akan diberikan materi sistem pengelolaan anggaran pada PTKIN dan bagaimana menyusun term of reference dan rancangan anggaran biaya”, katanya.

PKMOM IAIN Metro dilaksanakan pada tanggal 27-28 Februari 2019 dan diikuti oleh 40 orang Pengurus Organisasi Kemahasiswaan Intra Kampus. Nampak hadir dalam pembukaan, Yudianto Wakil Dekan III Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Kependidikan (FTIK), Luky Virman Assodiq Kasubbag Kemahasiswaan dan Alumni dan Imam Musthofa Pembina Organisasi Kemahasiswaan serta beberapa dosen. (Red/RB)

Tinggalkan Komentar Anda