Gubernur dan Kapolda Lampung, Dampingi Kepala BNN Tinjau Lokasi Terdampak Tsunami di Lamsel

11
Gubernur-dan-Kapolda-Lampung,-Dampingi-Kepala-BNN-Tinjau-Lokasi-Terdampak-Tsunami-di-Lamsel
Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo bersama Kapolda Lampung Irjen Pol Purwadi Arianto saat mendampingi kunjungan Kepala BNN, Heru Winarko di Desa Way Muli, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, Senin (07/1/19).

Sebatin.com, Bandar Lampung – Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo bersama Kapolda Lampung Irjen Pol Purwadi Arianto, serta seluruh jajaran Fokorpimda Provinsi Lampung, mendampingi Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Heru Winarko guna meninjau korban dan lokasi terdampak tsunami yang ada di Desa Way Muli, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, Senin (07/1/19).

Berdasarkan rilis yang ditulis oleh Tim Humas Pemprov Lampung disebutkan, dalam kunjungan tersebut, pihak BNN tak hanya memberikan bantuan dalam bentuk barang dan makanan saja, tetapi juga bantuan dalam bentuk bakti sosial pelayanan kesehatan bagi para korban dan pengungsi.

“Jadi selain berfungsi dalam hal pemberantasan narkoba, BNN juga mempunyai kemampuan dalam melakukan fungsi psikiatri yang dapat melakukan trauma healing”, ujar Heru Winarko.

“Dan kenapa BNN datang diakhir, maksud dan tujuannya yaitu agar kami dapat melihat bantuan apa saja yang kira-kira masih sangat dibutuhkan oleh para korban. Dan yang terpenting bagi kami adalah penanggulangan trauma healing”, tambah Kepala BNN tersebut.

Sementar itu, Gubernur Lampung yang turut serta dalam kegiatan tersebut juga menyampaikan aparesiasi dan ungkapan terimakasih kepada pihak BNN. “Beliau ini (Heru Winarko, red) dulu pernah menjabat sebagai Kapolda Lampung. Dan pada saat itu, beliau berhasil menyelesaikan konflik Balinuraga”, ungkap Muhammad Ridho Ficardo.

“Jadi, kita ini bukan kedatangan orang pusat, tapi beliau ini adalah saudara kita, yang kembali karena tau saudaranya di sini sedang dalam kesulitan dan butuh bantuan. Jadi, selamat datang dan terimakasih untuk beliau, yang sudah mau datang bersilaturahmi sekaligus memberikan dukungan dan bantuan kepada kita di sini”, pungkas Gubernur Lampung.

Disela-sela kegiatan, Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, Sumarju Saeni juga menyampaikan, saat ini, para pengungsi yang berasal dari Pulau Sebesi dan Pulau Sebuku sebagian sudah pulang kembali ke rumah mereka, dan sebagian lagi masih bertahan di lokasi pengungsian. “Sebelumnya, para pengungsi dari kedua pulau tersebut berjumlah sekitar 1003 orang. Namun, hari ini 206 orang pengungsi sudah kembali kerumahnya, dan 570 orang masih bertahan dilokasi pengungsian”, paparnya. (*)

Tinggalkan Komentar Anda