Gubernur Lampung Aktifkan Kembali Kegiatan Lomba Lintas Alam Bukit Barisan (LLAB)

188
Kegiatan-Lomba-Lintas-Alam-Bukit-Barisan-(LLAB)
Ratusan pesera LLAB XIX, menandakan antusiasme di aktifkannya kembali kegiatan kepemudaanLomba Lintas Alam Bukit Barisan (LLAB) XIX tahun 2017, di Lapangan Korpri Kantor Gubernur Provinsi Lampung, Jumat (27/10/2017). Foto : rls

Sebatin.com, Bandar Lampung – Setelah vakum dalam lima tahun, akhirnya Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo kembali menghidupkan kegiatan Lomba Lintas Alam Bukit Barisan ( LLAB). Sebanyak 60 regu peserta LLAB XIX dilepas oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Provinsi Lampung, Hanibal, di Lapangan Korpri Kantor Gubernur Provinsi Lampung, Jumat (27/10/2017).

Ridho Ficardo, dalam sambutannya mengatakan, bahwa kegiatan kepemudaan yang pertama kalinya di cetuskan pada tahun 1980, memiliki respon yang posistif, baik dari dalam dan luar negeri. Yang kemudian, kegiatan tersebut dijadikan sebagai kalender tahunan kegiatan kepemudaan di Provinsi Lampung.

“Atas pertimbangan hal tersebut, dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda saya instruksikan untuk menggelar kembali LLABB XIX. Diharapkan melalui kegiatan ini dapat memiliki semangat Hari Sumpah Pemuda yang merupakan tonggak sejarah bangkit dan bersatunya pemuda Indonesia”, kata Gubernur Lampung.

Ditambahkan oleh Ketua Pelaksana LLAB XIX, Almuhery Ali Paksi, yang mengatakan, bahwa pada kegiatan LLAB XIX tahun ini, akan diperebutkan sebuah Piala Bergilir Gubernur Lampung untuk Regu Putra, dan Piala Bergilir Wakil Gubernur untuk Putri. Selain itu aklan diperebutkan juga sebuah Trophy dari Danrem 043 Gatam, Danlanal, Dan Brigif 3, Kadis Kehutanan Provinsi Lampung, Kadis Pariwisata Provinsi Lampung, Kadis Lingkungan Hidup Provinsi Lampung, Bupati Pesawara, Bupati Tulangbawang Barat, Kepala Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, dan Watala. Dan pemenang juga akan mendapatkan sejumlah uang pembinaan dari Gubernur Lampung.

Lomba yang akan dilaksanakan selama dua hari tersebut, mengangkat tema “Membangun Pemuda-Pemudi Dalam Kepedulian Terhadap Alam dan Lingkungan”,dan di ikuti oleh beragam peserta yang diantaranya terdiri dari para siswa SMA/SMK, mahasiswa, organisasi kepemudaan, organisasi masyarakat, dinas/instansi pemerintah dan masyarakat umum juga tercatat mengikuti kegiatan tersebut.

Dalam rutenya di hari pertama, para peserta akan menyusuri kawasan Gunung Betung melewati Taman Hutan Rakyat Wan Abdul Rahman (Tahura) dan akan bermalam di Youth Camp yang merupakan kawasan hutan kota. Dan pada hari kedua, para peserta harus melanjutkan perjalanan dari Air Terjun Tahura menuju ke lokasi Pantai Kelapa Rapat (Klara) yang berada di wilayah Kabupaten Pesawaran. Lalu pada malam harinya, akan diadakan sarasehan tentang konservasi alam.

(rls/red)
Editor : Embun

Tinggalkan Komentar Anda