Gubernur Ridho Ficardo Rancang RSUD Abdul Moeloek Menjadi Rumah Sakit Ramah Anak

288
Gubernur-Ridho-Rancang-RSUDAM-Ramah-Anak-01
Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo meninjau Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Moeloek menjadi Rumah Sakit ramah anak di Provinsi Lampung. Foto : Humas Prov.

Sebatin.com, Bandar Lampung – Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo menargetkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Moeloek menjadi Rumah Sakit ramah anak di Provinsi Lampung, target itu sejalan dengan misi Ridho Ficardo untuk menjadikan Lampung sebagai Provinsi yang ramah akan anak.

Tekad menjadikan RSUD Abdul Moeloek menjadi rumah sakit yang ramah anak, dimulai pada saat Gubernur Lampung tersebut mempercayakan kelahiran putrinya kepada para dokter spesialis kandungan dan anak serta para tenaga kesehatan di rumah sakit daerah tersebut, pada 20 Februari 2017 lalu.

Pasalnya, pada saat itu gedung rawat inap kebidanan RSUD Abdul Moeloek dirasa telah memenuhi standar pelayanan Obstetric Neonatologi Emergenci Komprehensif (PONEK). Bahkan, berkat peningkatan gedung dan penambahan peralatan di tahun 2016 kemarin, RSUD Abdul Moeloek telah mampu untuk mendidik residen dokter umum menjadi dokter spesialis kandungan dan kebidanan.

“Tahun ini kita bangun tiga gedung perawatan anak Alamanda. Targetnya, akhir Desember ini selesai, sehingga mulai 2018 bisa dipakai untuk perawatan anak,” kata Gubernur Ridho, Selasa (19-9-2017).

Muhammad Ridho Ficardo juga mengatakan, bahwa gedung perawatan anak yang saat ini tengah dalam tahap pembangunan tersebut akan dilengkapi dengan ruang terapi tumbuh kembang anak bermain, penitipan anak, serta ruang asuh.

“Seluruh ruang yang dibangun ini menangani anak secara fisik dan mental. Kita tak ingin kehilangan generasi unggul hanya karena salah perawatan,” kata Gubernur Ridho.

Gubernur-Ridho-Rancang-RSUDAM-Ramah-Anak-02
Saat Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo di dampingi Wakilnya Bachtiar Basri, meninjau salah satu ruangan di RSUD Abdul Moeloek. Foto : Humas Prov.

Lanjut Ridho, pembangunan ini juga sejalan dengan pengembangan ruang terbuka hijau (RTH) Saburai Enggal Elephant Park (EEP) seluas 15 ribu meter persegi, di Pasar Seni dan Lapangan Merah Enggal, Bandarlampung.

“Jadi, rumah sakit harus ramah anak. Demikian juga ada tempat bermain yang ramah anak agar anak-anak tumbuh dan berkembang secara sehat dan alami,” kata Gubernur Ridho.

Sementara itu, Direktur Utama RSUD Abdul Moeloek, Hery Djoko Subandriyo, mengatakan, bahwa selain membangun gedung perawatan anak, tahun ini RSUD Abdul Moeloek juga tengah mengejar target dalam penambahan pembangunan gedung perawatan. Seluruh pengadaan barang dan jasa, termasuk pembangunan rehab gedung, telah final di lelang, semua merujuk pada Pepres Nomor 54 tahun 2010 dan perubahannya.

“Bapak Gubernur mengagendakan pembangunan gedung instalasi rawat jalan empat lantai juga selesai tahun ini. Penambahan gedung baru ini akan membuat lebih banyak anak yang bisa dirawat, karena tenaga medisnya juga tentu ditambah, Pembangunan gedung perawatan anak bakal berlanjut di 2018. Tahun depan pembangunan gedung rawat Jalan dan perawaan anak, dilanjutkan. Bapak Gubernur juga mengagendakan pembangunan gedung yang yang tidak layak pakai atau belum memenuhi standar perumahsakitan dibangun, agar memenuhi kepuasan masyarakat pengguna jasa rumah sakit milik pemerintah,” tutupnya.

(RZF)
Editor : Holik

Tinggalkan Komentar Anda