Harga Gabah Kering Petani di Tekan, Joko Widodo Instruksikan Mentan RI Turun ke Lapangan

233
Harga Gabah Kering Petani di Tekan, Joko Widodo Instruksikan Mentan RI Turun ke Lapangan 01
Mentan RI Andi Amran Sulaiman, memberikan sambutan pada acara Panen Raya dan Serap Gabah (Sergab) Petani di Desa Megulung Kulon, Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Kamis (9/3/2017). Foto : Dok Puspen TNI

Sebatin.com, Purworejo, Jawa Tengah – Guna menghindari adanya permainan harga atau kecurangan yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab dalam hal pembelian harga gabah kering petani, pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia (RI) yang di pimpin langsung oleh Menteri Pertanian (Mentan) RI Andi Amran Sulaiman, selalu rutin mengecek langsung ke lapangan.

“Saya mendapat informasi bahwa masih ada harga gabah kering petani yang dijual dengan harga 3.100-3.200 rupiah per kilogram. Makanya saya terjun langsung ke lapangan untuk memastikan harga gabah dengan kadar air 25-30% harus dibeli dengan harga 3.700 rupiah per kilogram”, jelas Mentan RI saat menghadiri acara Panen Raya dan Serap Gabah (Sergab) Petani di Desa Megulung Kulon, Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Kamis (9/3/2017).

Dirinya juga mengatakan, perhatian Presiden RI Joko Widodo terhadap petani sungguh luar biasa, begitu beliau mendengar harga gabah turun kami langsung diperintahkan untuk terjun ke lapangan dan melihat langsung serta memberikan solusi yang terbaik.

“Presiden memerintahkan saya untuk terjun langsung ke lapangan guna berdialog dengan para petani dan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Gabungan TNI, Bulog, Perdagangan, dan Pertanian untuk penyerapan gabah kering sehingga petani tidak dirugikan. Hari ini kami sudah memberikan solusi, dahulu kadar air maksimal 20% dan sekarang kadarnya 25% tidak masalah. Intinya selesai panen, gabah kering petani bisa langsung dibeli semuanya oleh Bulog dengan harga 3.700 rupiah per kilogramnya”, ucapnya.

Harga Gabah Kering Petani di Tekan, Joko Widodo Instruksikan Mentan RI Turun ke Lapangan 02
Mentan RI Andi Amran Sulaiman bersama Bupati, Dandim, Danramil serta Babinsa, mengecek kadar air gabah kering, pada acara Panen Raya dan Serap Gabah (Sergab) Petani di Desa Megulung Kulon, Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Kamis (9/3/2017). Foto : Dok Puspen TNI

Mentan RI juga menjelaskan, bila gabah kering petani kualitasnya kurang bagus (kadar air melebih 25 %), maka bisa diperbaiki dengan alat pengeringan gabah.

“Kita jangan pasrah menerima kondisi yang ada saat ini, tetapi kita juga harus kreatif”, ujarnya.

Dalam pengarahannya Mentan RI juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati, Dandim, Danramil serta Babinsa atas kinerja yang luar biasa sehingga serap gabah ini berhasil.

“Saya harapkan pemerintah daerah dalam hal ini Pak Bupati, Camat, kepala desa dan TNI semua bergerak untuk membantu penyerapan gabah petani untuk di jual ke Bulog. Kalau stok beras sudah surplus kita tidak impor lagi bahkan kita bisa ekspor beras, dan Alhamdulillah serapan gabah kita sudah naik 700 %”, tutup Andi Amran Sulaiman.

(Puspen TNI / Ade Embun)

Tinggalkan Komentar Anda