Hasil Panen Musim Tanam II Metro Pusat Ditarget Naik

307
Hasil Panen Musim Tanam II Metro Pusat Ditarget Naik
Kepala UPT BP3K Metro Pusat Siti Arinah. Foto: Hendra - Sebatin.com

Sebatin.com, Kota Metro – Hasil panen padi musim tanam ke dua (Gadu) di areal persawahan Metro Pusat ditarget mengalami peningkatan sebesar 3 kwintal per Hektare.

Hal itu dikatakan Kepala Unit Pelaksana Teknis Balai Penyuluh Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP3K) Metro Pusat Siti Arinah, Kamis (4/5/2017). Ia menjelaskan, luasan lahan persawahan Metro Pusat yakni 334 Ha. Sedangkan, hasil panen musim tanam pertama (Rendeng) sebanyak 5,3 ton per Hektare.

“Targetnya meningkat. Kalau hasil panen dulu 5,3 ton per Ha. Pada tahun ini ditarget ada peningkatan 3 kwintal per Ha. Tapi kalau musim Gado kan panen padi sedikit menurun,” jelasnya.

Varietas padi yang ditanam, terus Siti, yaitu padi Ciherang, IR 64 dan Inpari 30. Namun, mayoritas petani memilih varietas benih Ciherang.

“Sebenarnya kalau saran dari kita jangan hanya Ciherang saja. Jadi ada variasi, karena kalau Ciherang terus akan rawan diserang hama,” terusnya.

Dikatakannya, tahun musim tanam ke II ini, 5 kelompok tani (Poktan) mendapat bantuan benih padi varietas Inpari 30.

“Masing-masing kelompok 10 Ha. Jadi per kelompok itu mendapat 250 Kg benih padi,” tuturnya.

Ia menambahkan, untuk bantuan obat-obatan hanya Racun Tikus dan Mercon untuk gropyokan (mengusir tikus, red). Sedangkan, obat-obatan untuk hama diberikan ketika ada serangan.

“Jadi tidak langsung ada. Kalau ada serangan nanti kita lihat hama apa yang menyerang baru kita usulkan obatnya,” tuntasnya.

(Hendra)

Tinggalkan Komentar Anda